in

Polresta Surakarta Optimalkan Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas

Wakapolresta Surakarta, AKBP Sigit. (Foto : polresta.surakarta.go.id)

 

HALO SURAKARTA – Selama masa mudik dan balik Lebaran 2026, Polresta Surakarta melakukan optimalisasi penempatan personel, terutama di lokasi-lokasi penting, untuk mengantisipasi kepadatan dan kecelakaan lalu lintas.

Personel ditempatkan, antara lain di Simpang Ngarsopuro, Gladak, Pasar Gede, kawasan Joglo, hingga wilayah perbatasan lingkar luar Kota Surakarta.

Hal itu disampaikan Wakapolresta Surakarta, AKBP Sigit mewakili Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, Selasa (24/3/2026) terkait kondisi keamanan dan arus lalu lintas pada H+3 Idulfitri di wilayahnya.

Dia juga mengatakan, pengawasan dilakukan secara intensif baik siang maupun malam hari. Kesiapsiagaan personel juga dipantau secara langsung di lapangan, serta melalui video conference dan laporan langsung (live report) dari masing-masing titik plotting. Dengan sistem ini, pengendalian situasi dapat dilakukan secara optimal dan real time.

Untuk mendukung pengamanan, Polresta Surakarta juga telah mendirikan sejumlah pos di lokasi strategis, antara lain Pos Patung Keris, Terminal Tirtonadi, Paragon, dan Pos Jurug.

Seluruh aktivitas pengamanan tersebut terpusat dan dapat dimonitor melalui Pos Terpadu Benteng Vastenburg dengan dukungan sistem CCTV dan live streaming, termasuk pemantauan di pusat perbelanjaan, pasar, terminal, stasiun, hingga tempat wisata.

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, berbagai satuan tugas (satgas) juga telah dibentuk guna mendukung pengamanan secara menyeluruh.

Pengawasan dilakukan secara berlapis, baik melalui kehadiran langsung di lapangan maupun fungsi pengawasan internal, guna memastikan seluruh personel menjalankan tugas secara optimal.

Memasuki hari ketiga Lebaran, Kota Surakarta menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk wisata, kuliner, dan belanja. Pengunjung tidak hanya berasal dari wilayah Solo Raya, tetapi juga dari luar daerah seperti Daerah Istimewa Yogyakarta dan kota-kota besar lainnya.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polresta Surakarta mengimplementasikan program dari Polda Jawa Tengah, yakni SiPolan dan TAC (Travel Assistance Corridor).

Melalui program tersebut, anggota Polri turut berperan sebagai pemandu wisata (tour guide) yang siap memberikan informasi kepada masyarakat maupun wisatawan.

Selain itu, aplikasi SiPolan juga memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai informasi penting seperti kondisi lalu lintas, titik rawan kecelakaan, tingkat kepadatan, serta informasi lainnya. Program ini dinilai efektif dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat.

Dari hasil pemantauan CCTV, terdapat beberapa titik yang mengalami peningkatan volume kendaraan.

Namun demikian, tidak terjadi kemacetan yang signifikan, dan arus lalu lintas tetap berjalan lancar berkat sistem pengaturan yang telah disiapkan.

Wakapolresta juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk saling menghormati, bersabar, dan tidak saling mendahului yang berpotensi menimbulkan kecelakaan,” kata dia, seperti dirilis polresta.surakarta.go.id.

Terkait arus balik, diperkirakan akan terjadi pada H+5 hingga H+7 Lebaran, dengan peningkatan volume kendaraan menuju kota asal seperti Jakarta, Surabaya, dan kota besar lainnya.

“Polresta Surakarta menyatakan kesiapan penuh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik dalam arus mudik maupun arus balik. Dengan komitmen tersebut, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan Lebaran dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” pungkasnya. (HS-08)

 

 

PSIS Kembali Berlatih, Fokus Hadapi Persipal di Laga Lanjutan Pegadaian Championship

Destinasi Wisata Dipadati Pengunjung, Polda Jateng Kerahkan Personel untuk Pengamanan