HALO KENDAL – Sejumlah wilayah Kabupaten Kendal baru saja melewati masa-masa sulit ketika curah hujan ekstrem melanda tanpa ampun, mengakibatkan tujuh kecamatan terendam banjir selama empat hari berturut-turut. Namun, di balik genangan air yang melumpuhkan sendi kehidupan, sebuah langkah nyata hadir membawa secercah harapan.
Jejak pengabdian Yayasan Amal Bani Insan Peduli (BIP), sebuah institusi filantropi yang berpusat di tanah Madura, kini melebarkan sayap kebaikan hingga ke daerah-daerah di Jawa Tengah, salah satunya di Kabupaten Kendal.
Di bawah visi besar Ali Zaenal Abidin, selaku CEO Bani Group sekaligus Founder BIP Foundation, yayasan ini tidak sekadar menjadi lembaga sosial biasa, namun sebuah manifestasi dari ketulusan untuk hadir bagi semua kalangan tanpa sekat.
Ekspansi kebaikan BIP kini pun berlabuh di Kota Kendal, dimotori oleh sosok kepercayaan sang pendiri, Vicar Alfayeth, yang di tangannya, misi amal BIP dijalankan dengan keteguhan hati, memastikan setiap bantuan tepat sasaran dan menyentuh sisi kemanusiaan yang paling mendasar.
Beberapa waktu lalu, saat wilayah Kelurahan Kebondalem dan Kelurahan Pegulon Kecamatan Kendal tengah berjuang melawan luapan air, relawan BIP Kendal turun langsung membelah genangan. Dengan membawa bantuan paket sembako, kehadiran tim ini disambut dengan antusiasme yang mengharukan.
“Warga yang semula dirundung kecemasan, berbondong-bondong menyambut kedatangan rombongan BIP dengan rona syukur yang tak dapat disembunyikan. Langkah kaki para relawan yang merjang banjir menjadi bukti, jarak dan kesulitan geografis bukanlah penghalang bagi mereka yang memiliki tekad untuk memberi,” ujar Vicar, Minggu (25/1/2026).
Dalam sela-sela penyaluran bantuan tersebut, lanjut dia, para relawan BIP menyampaikan pesan yang sarat akan kerendahan hati. Ditegaskan apa yang dilakukan hari ini adalah bentuk komitmen jangka panjang, bukan sekadar aksi sesaat.
“Kami hanya menjalankan amanah dari pimpinan BIP pusat agar mampu dan sebisa mungkin selalu berada di garda terdepan bagi semua elemen masyarakat yang membutuhkan. Tidak ada misi terselubung, tidak ada ambisi tertentu di balik gerakan ini, semuanya semata-mata adalah wujud kepedulian tulus kami dalam membantu sesama manusia,” tandas Vicar.
Dirinya menambahkan pesan serta salam dari Pimpinan BIP Pusat, diharapkan kepada seluruh masyarakat Kendal bersedia mendoakan BIP agar terus istiqomah.
“Tetap jaya, dan selalu dalam perlindungan Allah Subhanahu Wataala, agar kami kuat dan terus mampu berada di garis terdepan dalam urusan sosial ini. Salam Fastabiqul Khairat.” Imbuh Vicar.
Dijelaskan, ratusan paket sembako disalurkan secara langsung kepada warga yang rumahnya sempat terisolasi akibat ketinggian air. Antusiasme warga terlihat jelas saat tim BIP menyisir lorong-lorong desa.
Bagi warga, kehadiran BIP bukan sekadar bantuan logistik, melainkan bentuk dukungan moral yang sangat berarti.
Salah satunya diungkapkan warga Kelurahan Kebondalem, Marianah (54), yang menerima bantuan mengungkapkan rasa harunya dengan mata berkaca-kaca saat menerima bantuan tersebut.
”Kami sudah kesulitan memasak sejak air masuk ke dalam rumah. Bantuan dari BIP ini seperti jawaban atas doa kami. Kami sangat kagum, jauh-jauh dari pusatnya di Madura, tapi kepeduliannya sampai ke dapur kami di Kendal. Semoga Bapak Ali Zaenal dan tim selalu diberkahi kesehatan,” ungkapnya.
Senada disampaikan oleh Heri, selaku tokoh masyarakat setempat. Dirinya juga memberikan apresiasi mendalam atas ketangkasan tim BIP dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat Kendal yang terdampak banjir.
”BIP hadir dengan cara yang sangat santun. Mereka tidak hanya memberi, tapi juga mendengarkan keluh kesah kami. Jarang ada yayasan yang bergerak secepat dan seikhlas ini tanpa ada embel-embel kepentingan lain. Kami berharap BIP terus ada untuk masyarakat Kabupaten Kendal,” ujarnya.(HS)