in

Jawa Tengah Jadi Tuan Rumah Dua Event Otomotif Dunia 2026

Jateng akan menjadi tuan rumah dua kejuaraan internasional motocross tahun ini.

HALO SEMARANG – Jawa Tengah kembali menorehkan prestasi di panggung olahraga otomotif internasional. Provinsi ini resmi ditunjuk menjadi tuan rumah dua kejuaraan otomotif kelas dunia, yakni Asian FIM Motocross 2026 dan FIM Enduro World Championship 2026.

Kejuaraan Asian FIM Motocross 2026 dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 di Klaten, sementara ajang FIM Enduro World 2026 akan digelar lebih dulu pada Juli 2026 di Cilacap. Dua event bergengsi tersebut dipastikan akan menarik perhatian dunia otomotif internasional ke Jawa Tengah.

Kabar membanggakan ini disampaikan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Tengah, Frits Yohanes, dalam rapat pleno pengurus IMI Jateng yang digelar di Graha IMI Jateng, Kompleks Jatidiri, Semarang, Rabu (21/1/2026).

Di hadapan para pengurus, Frits menegaskan pentingnya kekompakan dan keseriusan seluruh jajaran IMI Jateng dalam mempersiapkan dua event internasional tersebut.

“Dua event ini harus sukses. Mata dunia akan tertuju ke Jawa Tengah. Untuk Asian FIM Motocross 2026, hingga saat ini sudah tercatat 12 negara yang mendaftar. Untuk FIM Enduro World, laporan detailnya masih kami tunggu,” tegas Frits.

Menurut pria asal Wonogiri tersebut, penunjukan Jawa Tengah sebagai tuan rumah bukan datang secara kebetulan. Selama ini, Jawa Tengah dinilai konsisten dan sukses menggelar berbagai kejuaraan otomotif, baik nasional maupun internasional.

“Jawa Tengah punya sarana dan prasarana yang lengkap, serta sumber daya manusia yang mumpuni. Itu yang membuat kepercayaan ini diberikan,” ujarnya.

Tak hanya event internasional, kalender otomotif Jawa Tengah sepanjang 2026 juga dipenuhi berbagai kejuaraan nasional (Kejurnas) bergengsi, baik roda dua maupun roda empat.

Untuk kategori roda dua, Jawa Tengah dipercaya menggelar tiga dari enam seri Kejurnas Balap Motor Motorprix, yang merupakan kasta tertinggi balap motor nasional. Selain itu, Jawa Tengah juga menjadi tuan rumah tiga dari enam seri Kejurnas Motocross, dua dari lima seri Kejurnas Grastrack, serta dua dari lima putaran region Drag Bike.

Yang tak kalah membanggakan, Jawa Tengah juga akan menjadi pusat pembinaan pembalap muda melalui MiniGP Indonesia Series 2026, dengan lima putaran sekaligus yang direncanakan berlangsung di Sirkuit Boyolali.

Sementara itu, untuk kategori roda empat, Jawa Tengah ditunjuk menggelar dua dari lima seri Kejurnas Sprint Rally sepanjang tahun 2026.

“Dan itu belum termasuk sejumlah Kejurnas lain yang diselenggarakan promotor nasional, seperti Kejurnas Slalom atau Gymkhana, Offroad, hingga Drag Bike,” ujar Ketua Harian IMI Jateng, Dedi Satria Budiman, didampingi Sekretaris IMI Jateng, Lilik Kusnendar.

Selain agenda kejuaraan, IMI Jawa Tengah juga telah menjadwalkan dua agenda organisasi penting. Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) akan digelar di Karanganyar pada 17 Februari 2026, disusul Musyawarah Provinsi (Musprov) pada 4 April 2026 di Solo.

Saat ini, IMI Jawa Tengah memiliki 132 anggota, terdiri dari 38 klub otomotif, 28 IMI kabupaten/kota, serta pemegang lisensi penyelenggara event otomotif.

Dengan padatnya agenda dan kepercayaan besar sebagai tuan rumah kejuaraan dunia, Jawa Tengah kian mengukuhkan posisinya sebagai salah satu barometer olahraga otomotif nasional sekaligus magnet event internasional di Indonesia.(HS)

Kejar Target Eliminasi TBC 2030, Pemprov Jateng Perkuat Kolaborasi dengan Berbagai Elemen Masyarakat

Investasi di Jateng 2025 Lampaui Target, Industri Padat Modal Kejar Dominasi Industri Alas Kaki