in

Cegah Bencana, Forkopimda Pemalang Tanam Pohon Karet di Pulosari

Penanaman pohon karet kebo di Dusun Batur Desa Cikendung, Kecamatan Pulosari, oleh Forkompimda Pemalang, baru-baru ini. (Foto : pemalangkab.go.id)

 

HALO PEMALANG – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pemalang, melakukan penanaman pohon karet kebo di Dusun Batur Desa Cikendung, Kecamatan Pulosari, baru-baru ini untuk mencegah banjir.

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro usai kegiatan tersebut mengatakan bahwa untuk penanaman dibantu relawan dan komunitas, ada pembibitan dan berbagai jenis tanaman keras.

“Iya penanaman dilakukan karena di desa cikendung dekat dengan mata air, jadi ini merupakan pelestarian mata air yang menjadi sumber kehidupan,” kata Anom, seperti dirilis pemalangkab.go.id.

Ia menyampaikan dalam rangka ulang tahun Pemalang nanti, pihaknya akan serentak bersama Forkopimda dan semua masyarakat menanam 1 juta pohon.

“Insyaallah nanti kita akan melakukan penanaman 1 juta pohon bersama-sama,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Anom mengucapkan terima kasih kepada temen-temen komunitas yang sudah ikut serta berpartisipasi dan tentunya dengan perangkat desa semua di Desa Pulosari.

“Semoga nanti desa lainnya bisa serentak juga ikut menanam,” harapnya.

Di tempat yang sama, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana menjelaskan bahwa kegiatan ini yaitu melaksanakan penanaman pohon di wilayah Pulosari yang kurang lebih bibitnya ada 1.500 pohon.

Kapolres menuturkan, kegiatan ini merupakan hasil kerjasama dengan Pemda yaitu Dinas terkait Lingkungan Hidup dengan tujuan yang kita ketahui bersama situasi saat ini di beberapa tempat di Indonesia terjadi bencana, salah satunya terkait dengan penebangan pohon.

“Di sini kita memetakan dengan Forkopimda daerah-daerah mana yang perlu penanaman pohon kembali dan hari ini kita laksanakan,” kata Kapolres.

Sementara itu, Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf. Muhammad Arif mendukung terkait acara ini dan siap agar Kabupaten Pemalang aman dari bencana.

“Lebih baik mencegah karena kita punya pengalaman pada tahun lalu di daerah wisnu itu cukup parah,” kata Dandim. (HS-08)

 

 

Resmi Dikukuhkan, Bapelurti Siap Layani Pemulasaraan Jenazah Sesuai Manhaj Muhammadiyah

Cetak Santriprenuer, Baznas Batang Bekali Santri Perempuan Kompetensi Berbisnis