HALO KENDAL – Badan Pelaksana Urusan Kematian (Bapelurti) Muhammadiyah Kabupaten Kendal periode 2025–2030 resmi dikukuhkan, Minggu (21/12/2025).
Pengukuhan oleh Ketua PD Muhammadiyah, KH Ikhsan Intizam melalui prosesi pelantikan yang digelar di Masjid Ar Rahmah RSI Kendal.
Ketua Bapelurti Muhammadiyah Kendal, KH Jumali menegaskan, Bapelurti merupakan unit operasional yang dibentuk untuk memberikan pelayanan pemulasaraan jenazah secara benar, lurus, dan sesuai tuntunan syariat Islam berdasarkan manhaj Muhammadiyah.
“Bapelurti hadir untuk memastikan seluruh proses pemulasaraan jenazah, mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga mengantar dan menguburkan jenazah, dilaksanakan sesuai tuntunan Tarjih Muhammadiyah,” ujarnya.
Jumali menjelaskan, selain pelayanan langsung kepada masyarakat, Bapelurti juga menjalankan fungsi edukasi dan pembinaan.
Kegiatan tersebut meliputi pelatihan pengurusan jenazah bagi kader Muhammadiyah dan masyarakat umum, serta sosialisasi fikih kematian agar tidak menyimpang dari ajaran Islam yang sahih.
“Urusan kematian tidak boleh dilakukan asal-asalan. Harus benar secara syariat, tertib, dan bermartabat. Karena itu, edukasi menjadi bagian penting dari tugas Bapelurti,” jelas Jumali.
Dalam aspek sosial dan kemanusiaan, Bapelurti Muhammadiyah Kendal berkomitmen memberikan pendampingan
cepat dan terorganisir kepada keluarga yang sedang berduka.
“Pelayanan ini dilakukan dengan bersinergi bersama masjid, Pimpinan Ranting dan Cabang Muhammadiyah (PRM/PCM), Lazismu, serta seluruh amal usaha Muhammadiyah di Kabupaten Kendal.),” beber Jumali.
Dirinya menyebut, Bapelurti juga bertanggung jawab dalam pengelolaan sarana penunjang pemulasaraan jenazah, mulai dari penyediaan peralatan pemulasaraan, perlengkapan pemakaman, hingga layanan ambulans jenazah sesuai ketersediaan.
“Pembentukan Bapelurzam didasarkan pada kebutuhan riil masyarakat serta misi dakwah Muhammadiyah di bidang sosial keagamaan,” tandas Jumali.
Sementara itu, Ketua PDM Kendal, KH. Ikhsan Intizam menegaskan, Bapelurti berorientasi pada kepentingan akhirat.
“Bapelurti bekerja bukan untuk kepentingan dunia semata, tetapi sebagai bekal akhirat. Mengurus jenazah dengan benar adalah bentuk penghormatan terakhir sekaligus amal jariyah bagi para pelayan umat.” ujarnya.
Ikhsan berharap, tim Bapelurzam tidak sebatas pemularasan jenazah, tetapi mencakup prosesi upacara pemberangkatan jenazah, meliputi MC, sambutan tuan rumah, memimpin do’a hingga penguburan.
“Nilai utama yang kami pegang adalah ikhlas, cepat dan sigap, sesuai syariat, tertib, dan profesional. Kami juga menegaskan komitmen untuk menghindari praktik bid’ah, takhayul, dan kebiasaan yang tidak memiliki dasar syariat,” umgkapnya.
Pelatihan pemularasaan jenazah menghadirkan dua narasumber yakni Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Kendal, Ustadz Khairul Anwar, dan dr. Nurul Kafi.(HS)