in

Resmikan Kantor di Pintu Masuk Pelabuhan Kendal, SPSI-SPTI Diharapkan Jaga Iklim Investasi yang Kondusif

Pengurus dan anggota SPSI-SPTI PUK Kendal, usai tasyakuran kantor di gerbang pintu masuk Pelabuhan Kendal, Jumat (21/11/2025).

HALO KENDAL – Organisasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia – Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPSI – SPTI) Pimpinan Unit Kerja (PUK) Kendal menggelar tasyakuran kantor baru yang didirikan di gerbang pintu masuk Pelabuhan Kendal, Jumat (21/11/2025).

Ketua SPSI – SPTI PUK Kendal, David mengatakan, dibuatnya kantor atau pos SPSI-SPTI adalah untuk berbagai keperluan terkait ketenagakerjaan, termasuk pengaduan, sosialisasi dan advokasi kepada pekerja/anggota dan masyarakat.

“Pos ini luasnya 5 x 5 meter di gerbang pintu masuk Pelabuhan Kendal dibuat, selain untuk kantor juga kesekretariatan. Jadi kalau ada masalah yang menyangkut ketenagakerjaan seperti Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3 bisa mendatangi kantor kami,” ujarnya.

David menegaskan, keberadaan organisasinya adalah melindungi dan memperjuangkan hak serta kepentingan para pekerja/buruh, meningkatkan kesejahteraan mereka dan keluarganya, serta menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan.

“Selain itu, harapannya, SPSI dan SPTI bisa menjembatani permasalahan yang ada terkait warga di Kabupaten Kendal yang tidak mempunyai ijazah atau keterampilan khusus untuk bisa bekerja di KIK maupun pelabuhan, di sektor-sektor khusus non-formal,” tandasnya.

David juga menyebut, keberadaan SPSI-SPTI di Kendal ke depan juga berperan dalam menjaga iklim investasi, terutama melalui upaya menjaga stabilitas hubungan industrial, serta menciptakan suasana kerja yang aman dan kondusif.

Sementara, Sekretaris SPSI-SPTI PUK Kendal, Abdul Malik menambahkan, untuk memastikan terciptanya kebijakan yang adil dan seimbang yang mampu menjaga investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, serikat pekerja bisa dilibatkan dalam proses penyusunan dan revisi kebijakan pemerintah, seperti revisi peraturan pemerintah, untuk memastikan terciptanya kebijakan yang adil dan seimbang.

“Kami juga mengedepankan dialog dan kolaborasi, untuk memastikan kondusifitas industri. Insya-Allah dalam waktu dekat, kami akan audiensi dengan Ibu Bupati beserta jajarannya, mohon petunjuk, bimbingan dan arahan dari beliau,” ungkap Malik. (HS-06)

3.891 Koperasi Merah Putih di Jateng Telah Beroperasi, 1.257 Lahan Siap Dibangun Gudang

Nawal Senang, Hazlam Siswa Purwokerto Tampil Apik di Final Lomba Dongeng Ikan Nasional