HALO KENDAL – Peringatan Hari Pangan Sedunia dan Hari Tani Nasional Tahun 2025, menjadi momentum penting untuk menghargai perjuangan para petani yang terus berjuang menyediakan pangan bagi masyarakat, meski dihadapkan pada berbagai tantangan seperti perubahan cuaca yang tidak menentu, serangan hama, serta fluktuasi harga yang cepat.
Hal itu disampaikan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, saat memimpin kegiatan panen raya jagung di Lapangan Desa Triharjo, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Kamis (16/10/2025), didampingi jajaran Forkopimda Kendal dan kepala dinas terkait, serta dihadiri para kelompok tani.
“Hari Pangan Sedunia dan Hari Tani Nasional ini adalah momentum bagi kita pemerintah, swasta, akademisi, masyarakat, dan media untuk memperkuat kolaborasi. Kita perlu terus meningkatkan produktivitas petani melalui pemanfaatan teknologi, irigasi modern, dan pupuk yang efisien, serta memastikan akses pangan yang sehat, bergizi, dan merata untuk seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati bersama para petani turun langsung ke lahan dan memanen jagung hasil tanam musim ini. Momen panen raya tersebut menjadi simbol semangat kemandirian pangan dan bentuk apresiasi atas kerja keras petani Kendal.
“Melalui kegiatan panen raya jagung ini, Pemkab Kendal berharap semangat dan dedikasi petani terus tumbuh, sehingga ketahanan pangan daerah semakin kuat dan kesejahteraan petani meningkat,” imbuh Bupati.
Selain panen raya jagung, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan berbagai bantuan pangan dan pertanian.
Di antaranya, Bantuan Cadangan Pangan Beras Pemerintah untuk masyarakat dengan balita stunting, gizi buruk, dan gizi kurang sebanyak 441 penerima, masing-masing menerima 15 kilogram beras.
Kemudian, Bantuan Cadangan Jagung Pakan Pemerintah untuk peternak ayam petelur sebanyak 77 penerima, masing-masing 75 kilogram jagung.
Berikutnya, Bantuan Paket Pangan Lokal untuk Anak SD, terdiri dari 6 butir telur, 2 susu UHT, 1 bungkus abon ayam, dan 2 bungkus mie.
Selanjutnya, Bantuan Prasarana Pertanian dan Alat Mesin Pertanian (ALSINTAN) serta bantuan kendaraan roda tiga.
Bantuan Paket dari Baznas untuk keluarga balita berisiko stunting sebanyak 240 penerima, masing-masing mendapat 1 kg telur, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula, dan 2 susu UHT.
Serta Bantuan untuk 18 guru madin serta pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang disambut antusias masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal Pandu Rapriat Rogojati menegaskan, sektor pertanian di Kendal terus menunjukkan kemajuan signifikan berkat sinergi berbagai pihak.
“Panen raya ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras petani Kendal membuahkan hasil. Pemerintah daerah terus berkomitmen mendukung petani melalui penyediaan sarana prasarana pertanian, pelatihan teknologi budidaya, dan penyaluran bantuan alsintan agar produktivitas semakin meningkat,” jelasnya. (HS-06)