HALO KENDAL – Masyarakat Kabupaten Kendal dikenal mempunyai hubungan yang kuat dengan para ulama yang telah membimbingnya.
Salah satunya adalah KH Mohammad Danial Royyan. Ia bukan hanya guru dalam keilmuan, tapi juga teladan dalam kesederhanaan, kesabaran dan pengabdian.
Hal itu disampaikan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari saat menghadiri acara Haul KH Mohammad Danial Royyan ke-1 di Makam Desa Pandes, Kecamatan Cepiring, Kendal, Senin (6/10/2025).
Haul turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi, Ketua PCNU Kendal, KH Mustamsikin, Ketua Muslimat NU Kendal, Niken Larasati, para pimpinan Pondok Pesantren di Kabupaten Kendal, serta ratusan masyarakat di wilayah Kecamatan Gemuh dan sekitarnya.
“Haul ini merupakan bentuk penghormatan kepada para tokoh agama atau ulama yang telah wafat, khususnya kepada Kiai Haji Danial Royyan. Semasa hidupnya, beliau telah berjuang menyebarkan dakwah Islam, sehingga tentu kita patut mendoakan agar segala amal ibadah beliau diterima,” ujar Bupati.
Ia juga menegaskan, peran para tokoh agama sangatlah penting bagi Kabupaten Kendal, termasuk almarhum KH Mohammad Danial Royyan. Semasa hidupnya ia menjaga ajaran Islam tetap tumbuh berkembang di tengah masyarakat.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengatakan, KH Mohammad Danial Royyan merupakan tokoh ulama, kiprahnya di organisasi NU tak diragukan lagi, terakhir sebagai Rois Syuriah PCNU Kendal.
“Salah satu talenta atau keunggulan yang dimiliki Kiai Haji Danial Royyan adalah produktivitasnya dalam menulis,” tandasnya.
Bupati mengungkapkan, jejak pemikiran KH Mohammad Danial Royyan dapat dilihat dari kitab yang ditulisnya dalam bahasa Arab, yang salah satu karyanya adalah Kitab Hakikat Ahlussunnah wal Jama’ah.
“Dalam kitab tersebut, beliau menerangkan argumen-argumen paham ahlu sunnah yang menjadi landasan pemikiran Kiai-Kiai NU sampai sekarang,” ungkapnya.
Maka, lanjut Bupati, tugas generasi berikutnya bukan hanya mengenangnya, tetapi juga meneruskan semangat beliau, semangat belajar tanpa henti, berdakwah dengan kelembutan, dan berjuang dengan keikhlasan.
Menurutnya, hal itulah yang sebenarnya menjadi warisan yang sejati yang harus dijaga agar tidak padam oleh derasnya arus zaman.
“Saya mengajak seluruh jama’ah dan masyarakat Kendal, khususnya warga Tamangede, agar terus mendoakan para ulama dan senantiasa menghormati para ulama dengan mengambil ilmu-ilmunya dan mengamalkan di kehidupan sehari-hari,” pesan Bupati.
Sementara Ketua PCNU Kendal, KH Mustamsikin menyampaikan, bahwa warga Nahdlatul Ulama di Kendal bisa mendokaan almarhum KH. Muhammad Danial Royyan, mengingat kiprah beliau di NU luar biasa pegabdianya kepada masyarakat.
“Pesan saya, mendoakan para ulama adalah salah satu tradisi bagi warga Nahdlatul Ulama, sehingga harus terus dipertahankan,” tandasnya. (HS-06)