HALO SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, menyambut baik kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang menaikkan alokasi dana hibah untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) pada tahun anggaran 2025.
Dana hibah untuk kampus swasta tersebut mencapai Rp16,6 miliar, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp10,41 miliar.
Heri menilai, kebijakan ini merupakan bentuk keseriusan Pemprov Jateng dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi, khususnya di sektor swasta yang masih menjadi tumpuan banyak masyarakat dalam mengakses pendidikan lanjutan.
“Kami berharap dana ini benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi masyarakat,” ujar Heri.

Ia menambahkan, PTS memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di daerah. Terlebih, banyak PTS yang berada di luar kota besar dan menjadi pilihan utama masyarakat dalam menempuh pendidikan tinggi.
Heri juga menyoroti pentingnya memastikan agar peningkatan anggaran tersebut dapat menjawab tantangan dunia pendidikan saat ini, terutama ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri.
Ia menilai, dana hibah ini dapat diarahkan untuk pengembangan program vokasi, peningkatan kerja sama dengan dunia usaha, serta pelatihan keterampilan berbasis kebutuhan pasar kerja.
“Kita perlu memastikan lulusan kampus di Jateng tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga siap kerja. Bantuan hibah ini seharusnya menjadi katalis untuk memperkuat sinergi antara kampus dan dunia industri,” tegas Heri Londo, sapaan akrabnya.
Selain itu, Heri juga mendorong pengawasan dan evaluasi yang ketat dalam penyaluran dana hibah. Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prinsip utama agar anggaran yang besar ini benar-benar memberikan dampak nyata terhadap kualitas pendidikan tinggi di Jawa Tengah.
“Kami di DPRD akan terus mengawal agar program ini berjalan sesuai tujuan, dan memastikan tidak hanya besar di anggaran, tetapi juga besar di manfaat,” pungkas politisi Partai Gerindra ini. (HS-08)