in

5.000 Bibit Pohon Akar Wangi dan 150 Bibit Alpukat Siger Ditanam di Desa Senden Boyolali

Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, secara simbolis menanam bibit Alpukat Siger, Selasa (16/9/2025). (Foto : boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PT Permodalan Nasional Madani (PNM), melaksanakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan yaitu penanaman pohon di Desa Senden, Kecamatan Selo, yang merupakan salah satu daerah rawan longsor di Boyolali.

Seremonial acara pernanaman dilaksanakan Selasa (16/9/2025), di Alun-alun Desa Senden.

Dalam acara yang dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Boyolali Dwi Fajar Nirwana, ditanam sebanyak 5.000 bibit pohon akar wangi dan 150 bibit Alpukat Siger.

Kepala PT PNM Cabang Solo, Setiyo Prihartaeni mengatakan selain karena rawan longsor, ibu-ibu warga Desa Senden merupakan nasabah dari PT PNM Cabang Solo tersebut.

Ia berharap, pohon yang ditanam nanti akan dirawat oleh warga masyarakat dan tumbuh subur.

Menurutnya, kagiatan ini menjadi bukti nyata bahwa PT. PNM juga bisa hadir menjaga dan merawat lingkungan.

“Ini bisa jadi investasi jangka panjang untuk menciptakan bumi yang lebih hijau dan lebih sehat untuk generasi yang akan datang,” kata dia, seperti dirilis boyolali.go.id.

Sementara itu Wabup Boyolali Dwi Fajar Nirwana, mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi PT PNM yang telah memberikan bibit pohon akar wangi dan alpukat.

Menurut dia, hal ini adalah bukti nyata sinergisitas pemerintah, dunia usaha dan masyarakat, yang sejalan dengan misi Bupati dan Wakil Bupati Boyolali dalam pengelolaan sumber daya alam berwawasan lingkungan.

Pihaknya mengatakan, penanaman pohon ini bukan hanya sebagai penghijauan belaka, namun juga ikhtiar nyata dalam mitigasi bencana karena akar pohon akar wangi akan mengikat tanah, memperkuat dan memperkokoh sehingga bisa menjaga pergerakan tanah terutama dimusim penghujan.

“Tugas kita semuanya, warga Desa Senden adalah merawat dan memastikan bahwa tanaman ini nanti akan tumbuh subur. Saya berharap program ini bisa terus berlanjut dan tentunya ini akan membangun masa depan yang lebih hijau lagi dan berkelanjutan pastinya.” ungkap Wabup Fajar.

Sebagai informasi, PT. PNM Cabang Solo memiliki kurang lebih 187 ribu nasabah dan khusus yang di Boyolali ada 14 kantor layanan dengan total nasabah 43 ribu, kemudian karena sifatnya kelompok, maka terdapat 2.600 kelompok.

Selain pemberian modal kerja, PT. PNM juga melakukan pelatihan dan pendampingan yang disediakan secara gratis, yaitu program pengembangan kapasitas usaha yang dilakukan secara intens dan rutin.

Adapun tiga tema yang diberikan adalah literasi keuangan, literasi digital, dan literasi usaha. (HS-08)

Bupati Sukoharjo Ajak Masyarakat Tingkatkan Sinergi Jaga Kamtibmas

BLK Resmi Dibangun, Langkah Nyata Siapkan Tenaga Kerja yang Berdaya Saing