in

Pati Aman, Sudewo Hadiri Rakor Cipta Kondisi di Pendopo Kabupaten

Kapolresta Pati, Jaka Wahyudi dalam Rakor Cipta Kondisi Aman dan Kondusif di Kabupaten Pati. (Foto : patikab.go.id)

 

HALO PATI –  Bupati Pati, Sudewo, hadir pada Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka Cipta Kondisi Aman dan Kondusif di Kabupaten Pati.

Acara yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati ini, juga dihadiri oleh Wakil Bupati Pati, DPRD Kabupaten Pati, Forkopimda, Pj Sekda, para kepala OPD, camat, kepala sekolah SMP hingga SMA/SMK negeri dan swasta, KCD Pendidikan Wilayah III Jawa Tengah, serta tamu undangan lainnya.

Acara ini berlangsung setelah kondisi di Kabupaten Pati relatif aman dan tidak ada lagi unjuk rasa seperti yang terjadi sekitar setengah bulan sebelumnya.

Unjuk rasa terakhir terkait Kabupaten Pati, dilakukan kemarin oleh warga Pati, bukan di kabupaten itu, melainkan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

Dalam sambutannya pada rakor tersebut, Sudewo menegaskan pentingnya menjaga stabilitas daerah menyikapi dinamika yang akhir-akhir ini terjadi.

Menurut Bupati dari Partai Gerindra ini, gejolak di berbagai wilayah dapat berdampak pada iklim investasi, termasuk di Kabupaten Pati.

“Kabupaten Pati harus punya peran, kontribusi, dan usaha maksimal agar tercipta situasi yang aman dan kondusif. Ini juga tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Tengah kepada seluruh kepala daerah,” kata dia, seperti dirilis patikab.go.id.

Kapolresta Pati, Jaka Wahyudi, menekankan pentingnya deteksi dini dan cegah dini dalam mencegah kerawanan sosial.

Dia kemudian menghubungkannya dengan perilaku pelajar saat ini, yang dia anggap berbeda dengan generasi sebelumnya, terutama dalam penggunaan gadget.

“Kita harus bisa mendeteksi apa yang ada di lingkungan kita, termasuk aktivitas anak-anak di sekolah maupun rumah. Hal ini bagian dari upaya menjaga keamanan bersama,” jelasnya.

Senada dengan itu, Dandim 0718/Pati, Timotius Yogi Ananto, juga menekankan peran keluarga dan sekolah dalam mengantisipasi potensi konflik sejak dini.

Sementara itu, Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, berharap terciptanya situasi kondusif dapat menarik kembali minat investor untuk menanamkan modal di Pati.

“Saya kemarin juga ditelepon beberapa investor yang menanyakan soal kondisi Pati. Harapannya, ke depan Pati semakin aman sehingga investasi bisa kembali masuk,” ujarnya.

Melalui rapat koordinasi ini, pemerintah daerah bersama aparat keamanan dan elemen masyarakat berkomitmen menjaga ketertiban serta menciptakan suasana damai.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pati. (HS-08)

Empat Peserta Mengundurkan Diri, Jumlah PPPK Tahap II di Rembang Jadi 1.466

Bank Jateng Perluas Sertifikasi ISO 37001:2016, Sebagai Bentuk Komitmen Mewujudkan Tata Kelola yang Bersih