in

Dapat Tambahan 1.438 Pegawai, Bupati Cilacap Sebut Mereka Kekuatan Baru Pemkab Cilacap

Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menyerahkan SK kepada perwakilan PPPK. (Foto : cilacapkab.go.id)

 

HALO CILACAP – Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman menegaskan, bahwa para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kebutuhan Tahun 2024 dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru dilantik, merupakan kekuatan baru bagi Pemerintah Kebupaten Cilacap.

Mereka diharapkan dapat memperkuat kinerja penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Cilacap.

Hal itu disampaikan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, ketika menyerahkan Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kebutuhan Tahun 2024 dan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) lulusan IPDN Tahun 2024, di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Rabu (27/08/2025) di Pendopo Wijayakusuma Sakti Cilacap.

Lebih lanjut dia berpesan, agar seluruh terlantik dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin serta menjunjung tinggi nilai loyalitas, integritas dan etika birokrasi.

“Mari kita bersama-sama mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, serta berpihak kepada kepentingan masyarakat. Pokoknya di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” kata dia, seperti dirilis cilacapkab.go.id.

Bupati juga mengatakan, pengangkatan PPPK dan pelantikan PNS tersebut merupakan wujud perhatian besar Pemkab Cilacap, terhadap pemenuhan kebutuhan aparatur, baik melalui pengadaan PPPK maupun pengangkatan PNS lulusan IPDN tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cilacap, Budi Santosa, melaporkan ada 1.438 pegawai yang diberikan SK dan diambil sumpahnya hari ini, terdiri atas 1.433 orang PPPK, 2 orang CPNS Purna Praja IPDN Angkatan XXXI, dan 3 orang PNS yang akan diangkat sebagai Pejabat Fungsional. PPPK tertua berusia 57 tahun 9 bulan dan termuda berusia 24 tahun 4 bulan.

“Adapun rincian PPPK di antaranya 196 tenaga guru, 259 tenaga kesehatan, dan 986 tenaga teknis. Dari jumlah tersebut, terdapat 8 orang yang mengundurkan diri,”  jelasnya.

Salah satu PPPK terlantik asal Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cilacap, Ari Widianto, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam.

Setelah menjadi pegawai honorer selama hampir 10 tahun, akhirnya ia kini resmi menjadi PPPK.

“Alhamdulillah setelah mengikuti serangkaian tahapan dan menunggu sekian lama, hari ini saya dan teman-teman menerima SK PPPK dari Mas Bupati, semoga bisa mendorong kami agar lebih giat bekerja untuk memajukan Kabupaten Cilacap,”  ungkapnya. (HS-08)

Para Pelajar Berburu Buku di Pekan Literasi di Pemalang

Ratusan Personel Disiagakan untuk Amankan Demo Buruh di Semarang