HALO SEMARANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang gencar melakukan sosialisasi sport science. Hal ini dilakukan untuk menjaga performa atlet tetap optimal.
KONI Kota Semarang lalu menggandeng Dosen FIK Unnes, dr Anis Setiowati M.Gizi dan Prof Sri Sumartiningsih S.SI M.Kes PhD AIFO untuk memaparkan hal-hal yang berkaitan dengan kondisi atlet salah satunya gizi. Dia meminta kepada tiap pelatih untuk bisa menjaga gizi atlet.
“Terkait asupan makanan bergizi bagi atlet, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan pelatih. Sebab pemilihan makanan yang tepat tidak serta merta meningkatkan prestasi atlet. Namun pemilihan makanan yang tidak tepat juga akan menurunkan prestasi atlet” ujarnya, Rabu (27/8/2025).
Menurutnya, diet akan mengoptimalkan performa. Dosen Fakultas Keolahragaan dan Kedokteran Unnes itu menyebut jika dinamika tubuh saat berolahraga membutuhkan gizi yang optimal.
Sementara itu, Prof Sri juga menegaskan pentingnya pengukuran fisiologi untuk kondisi tubuh. Pengukuran fisiologi penting sebagai metode sederhana dan praktis untuk pelatih dan atlet karena fokus pada evaluasi yang bisa dilakukan di lapangan, bukan hanya di laboratorium.
“Pengukuran fisiologi penting, karena bisa memahami respon tubuh terhadap latihan dan meningkatkan performa secara ilmiah dan personal,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Umum V KONI Kota Semarang, Ferry Sataryanto memastikan jika pihaknya akan terus memberikan langkah nyata dalam mempertahankan prestasi sebagai juara umum di tingkat nasional. Ia menekankan pentingnya penerapan ilmu yang diperoleh dalam forum.
“Ilmu yang dibagikan narasumber sangat luar biasa. Harapannya para pelatih mengikuti dari awal sampai akhir agar benar-benar bisa diterapkan,” imbuhnya
Dengan dukungan nutrisi tepat, latihan terprogram dan pelatih berkualitas, KONI Semarang optimistis mampu menjaga prestasi atlet ke depan. (HS-06)