in

Peduli Lingkungan, PDAM Tirta Moedal Semarang Luncurkan Inovasi Kotak Donasi Botol Plastik

Peluncuran Kotak Donasi Botol Plastik oleh Jajaran Direksi, pegawai dan karyawan PDAM Tirta Moedal yang dilakukan secara simbolis dengan mengumpulkan sampah botol plastik di lingkungan kerja kantor perusahaan tersebut di Jalan Kelud Raya Semarang, Jumat 15/8/2025).

HALO SEMARANG – Upaya mendukung program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yaitu “Semarang Bersih”, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang meluncurkan inovasi Kotak Donasi Botol Plastik. Gerakan peduli lingkungan dengan membuang sampah botol plastik ke dalam Kotak Donasi Botol Plastik ini dilakukan di kantor perusahaan daerah tersebut di Jalan Kelud Raya Kota Semarang, Jumat (15/8/2025).

Inovasi ini adalah sebuah gerakan mengumpulkan botol bekas air minum dalam kemasan di sejumlah titik lokasi. Seperti di Kantor pusat PDAM dan kantor cabang yang tersebar di Kota Semarang.

Dirut PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Yudi Indardo menjelaskan, gerakan peduli lingkungan dengan mengumpulkan sampah botol plastik ini sekaligus menjadi solusi agar lingkungan kerja kantor perusahaan tetap bersih dan lestari. Sebab, jumlah produksi sampah botol bekas air minum dalam kemasan dari masyarakat cukup signifikan. Selain itu gerakan ini agar bisa mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan.

“Tidak hanya sampah botol plastik dari kita saja, tapi dari sampah plastik yang lainnya juga bisa masuk ke dalam kotak donasi sampah di sini,” ujarnya, usai meresmikan Kotak Sampah Botol Plastik di kantornya, Jumat (25/8/2025).

Harapannya pengelolaan sampah di Kota Semarang bukan hanya dari hilir saja, namun juga dari hulu untuk lebih dulu dipilah. Sehingga penanganan sampah baik plastik atau anorganik dan organik bisa lebih baik.

“Dan ini nantinya untuk semua sampah jenis plastik atau anorganik, memudahkan gerakan pilah sampah yang sudah berjalan. Kelebihannya sampah plastik botol kemasan ini bisa direduce atau di daur ulang menjadi barang bernilai. Botol plastik yang terkumpul juga kualitasnya baik, bersih dan akan diterima baik oleh pengepul yang membelinya,” paparnya.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang, Handayani Nugroho mengatakan, gerakan peduli lingkungan dengan mengumpulkan sampah plastik ini juga sudah dilakukan saat pertemuan di lingkungan kerja dengan membawa sampah plastik. Diimana dana yang dihasilkan dari penjualan sampah ini untuk mendanai upaya penanganan stunting.

“Nantinya, dana hasil penjualan sampah akan didonasikan dan disalurkan ke program Genting atau gerakan orangtua asuh atasi stunting yang berlokasi di wilayah Brotojoyo Timur, Kelurahan Panggung Kidul, Semarang Utara. Karena kami menjadi salah satu bagian dari pemkot untuk memberikan intervensi upaya mengatasi stunting,” imbuhnya.

Harapannya, adanya gerakan peduli sampah yang dimulai dari lingkungan kerja PDAM Tirta Moedal ini, bisa menjadi agen perubahan untuk mendukung program Semarang Bersih.

“Saat ini sudah tersedia di delapan tempat lokasi kotak sampah botol plastik, seperti di kantor pusat, kantor cabang dan satu di Taman Kanak-kanak (TK). Ini untuk memberikan edukasi agar menjaga lingkungan dari sejak usia dini,” pungkasnya. (HS-06)

 

Pemkab Karanganyar Luncurkan Prodigi, Wadah Kolaborasi ASN Muda untuk Transformasi Digital

Berulang Tahun Tanggal 17 Agustus Dapat Harga Kamar Rp. 80 Ribu di Rooms Inc Semarang