HALO KENDAL – Pemilihan Duta Genererasi Berencana (Genre) Kendal sebagai langkah yang baik dalam mempersiapkan remaja generasi muda yang memiliki skill guna membantu pembangunan daerah dan menjadi icon program pemerintah bidang keluarga berencana untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Hal itu disampaikan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, saat membuka acara Grand Final Duta Genre Kabupaten Kendal Tahun 2025, di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Sabtu malam (9/8/2025).
“Pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. merupakan kunci utama dalam mewujudkan kemajuan suatu bangsa. Remaja berada pada masa transisi yang penuh dinamika. Mereka mulai membentuk jati diri, menentukan arah hidup, dan menghadapi berbagai tantangan. baik secara fisik, emosional, maupun sosial,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan, realita di lapangan menunjukkan bahwa tidak sedikit remaja yang masih belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai kesehatan reproduksi, perencanaan masa depan, dan pentingnya pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.
Hal itu, lanjutnya, menyebabkan tingginya risiko terhadap berbagai permasalahan, seperti pernikahan usia dini, seks pranikah, penyalahgunaan narkoba, serta rendahnya. kualitas kehidupan berkeluarga di masa mendatang.
“Pemerintah Kabupaten Kendal konsisten mendukung pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). Program ini merupakan salah satu pilar strategis dalam pembangunan nasional, yang diarahkan untuk menciptakan keluarga yang sejahtera, mandiri, dan berketahanan,” imbuh Bupati.
Dirinya juga menyebut, salah satu aspek penting. dalam keberhasilan Program Bangga Kencana adalah peran aktif generasi muda, khususnya remaja dalam merencanakan masa depan secara matang dan bertanggung jawab.
“Pemilihan Duta Genre ini salah satu langkah strategis dalam memperkuat pembinaan karakter remaja sekaligus mendorong partisipasi aktif mereka dalam menyukseskan program Bangga Kencana,” jelas Bupati.
Ia berharap, dengan melahirkan figur-figur inspiratif melalui pemilihan Duta Genre, diharapkan tercipta generasi muda yang sehat fisik dan mental, memiliki karakter yang kuat, menjadi teladan dan agen perubahan di tengah masyarakat.
“Duta Genre memperluas jangkauan edukasi dan informasi, sekaligus motor penggerak dalam mengenalkan program Bangga Kencana di kalangan remaja secara berkelanjutan. Duta Genre juga menjadi teladan dalam membangun gaya hidup yang positif, produktif, dan inspiratif bagi rekan sebaya, serta menjauhkan dari potensi pergaulan yang negatif dengan berbagai bentuknya,” ungkap Bupati.
Kemudian acara dilanjutkan dengan penampilan unjuk kebolehan kualitas para peserta dalam Grand Final Duta Genre Kabupaten Kendal Tahun 2025.
Adapun nama-nama pemenang dari ajang pemilihan Duta Genre tersebut, juara putra, diraih Yafi Yahya Prasetya dari Kecamatan Boja, peringkat 2 putra diraih Muhammad Azzam Mahfud dari Kecamatan Patebon, dan peringkat 3 putra diraih Aeizeva Rasendriya Akmal Rubiyanto perwakilan dari Kecamatan Patean.
Sedangkan juara putri, diraih Anggrayni Adinda Ramadhani perwakilan dari Kecamatan Kendal, peringkat 2 putri diraih Tsalis Nafisaturrohmah dari Kecamatan Kangkung, dan peringkat 3 putri, diraih Adinda Natly Sirait perwakilan dari Kecamatan Boja.
Sebelumnya, Kepala DP2KBP2PA Kendal, Albertus Hendri Setyawan dalam laporannya menyampaikan, latar belakang dari Duta Genre adalah bagian dari program Pembangunan Keluarga Berencana, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).
Dijelaskan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi dan perencanaan masa depan, dan menyiapkan remaja agar mampu menyusun jenjang pendidikan, karier, dan pernikahan secara terencana, serta mencegah risiko pernikahan usia dini, seks pranikah, dan penyalahgunaan narkoba.
“Apresiasi Duta Genre merupakan ajang tahunan yang menjadi sarana pembinaan karakter, advokasi, dan kompetisi sehat bagi remaja. Duta GenRe adalah wajah muda Kabupaten Kendal yang siap menyuarakan nilai-nilai positif di tengah dinamika. perkembangan zaman,” jelasnya.(HS)