HALO KARANGANYAR – Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispertan PP) Pemerintah Kabupaten Karanganyar, berkolaborasi dengan TP PKK Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada Rabu (6/8/2025).
Plt Kepala Dispertan PP Kabupaten Karanganyar, E. Wihartomo, mengatakan lomba dalam rangka memperingati HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia itu bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan yang memenuhi prinsip B2SA.
Selain itu juga mendorong kreativitas masyarakat, dalam menyusun menu sehat berbahan baku lokal.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 17 kecamatan di Kabupaten Karanganyar, dengan penilaian meliputi penyusunan menu berdasarkan prinsip B2SA dan tampilan sajian (plating) yang sesuai.
Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar, Farida Rober Christanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan tahun ini, menjadi momentum untuk mendorong peran aktif TP PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
“Para ibu adalah garda terdepan dalam membentuk kebiasaan makan sehat di keluarga. Dengan lomba ini, kami berharap ibu-ibu mampu menyusun menu yang beragam, bergizi, dan memanfaatkan bahan lokal secara optimal,” tuturnya.
Pengumuman pemenang dilakukan oleh Koordinator Dewan Juri, Lilis Setyowati, S.Pd., dengan hasil sebagai berikut:
– Juara 1: Kecamatan Tasikmadu (total nilai 284)
– Juara 2: Kecamatan Gondangrejo (total nilai 264)
– Juara 3: Kecamatan Kerjo (total nilai 260)
– Harapan 1: Kecamatan Tawangmangu (total nilai 245)
– Harapan 2: Kecamatan Jenawi (total nilai 235)
– Harapan 3: Kecamatan Jaten (total nilai 225)
Bupati Karanganyar, Rober Christanto turut hadir memberikan arahan sekaligus apresiasi kepada seluruh peserta dan tim penggerak kecamatan.
“Kreativitas dalam penyajian menu hari ini sangat luar biasa. Selain mendukung pola makan sehat, potensi kuliner lokal ini juga bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat di setiap kecamatan. Harapannya, kegiatan seperti ini tak hanya berhenti pada kompetisi, tapi dapat dikembangkan menjadi peluang usaha yang menghasilkan nilai ekonomi,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap semangat kemandirian pangan dan inovasi berbasis potensi lokal terus ditumbuhkan demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. (HS-08)