in

Polisi Buru Pelaku Perampokan Rumah Mewah di Semarang

Petugas kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian perkara perampokan di rumah mewah di Puri Anjasmoro, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Selasa (29/7/2025). (dok.Polrestabes Semarang).

HALO SEMARANG – Polisi memburu pelaku perampokan rumah mewah di Puri Anjasmoro, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Saat ini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kejadian ini.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap korban atau penghuni rumah, petugas juga mencari barang bukti sebagai petunjuk pengungkapan kasus.

“Iya, pelaku masih dalam pengejaran. Tim Inafis Polrestabes Semarang sudah ke lokasi melakukan olah tempat kejadian,” ujar Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar saat dikonfirmasi, Selasa (29/7/2025).

Andre menjelaskan, perampokan ini diketahui setelah korban membuat laporan ke kepolisian. Menurut hasil pemeriksaan, korban awalnya mengetahui rumahnya dibobol setelah jendela dan teralis rumahnya dalam kondisi rusak pada Senin (28/7/2025) sekira pukul 23.40 WIB.

Kemudian saat masuk ke rumah, dia berpapasan dengan dua pelaku. Kedua korban kemudian diancam akan ditusuk jika berteriak meminta pertolongan.

“Tidak ada korban jiwa, tapi korban diancam ditusuk oleh pelaku jika berteriak. Korban kemudian pasrah dan membiarkan pelaku kabur,” katanya.

Sementara itu, salah satu penghuni rumah atau rekan korban, Andika menjelaskan, aksi perampokan terjadi ketika rumah itu dalam kondisi kosong lantaran para penghuni sedang bekerja dan mencari makan. Tak lama juga sebelum kejadian, dia dan teman-temannya juga curiga ada mobil yang mondar-mandir di depan rumahnya.

Dia menduga jika itu adalah komplotan pelaku yang sedang memata-matai rumahnya. Setelah kejadian pun, salah satu temannya juga merasa dikejar oleh pengendara mobil sejauh kurang lebih 100 meter.

“Saya sering lihat mobil malam-malam, biasanya itu gak ada. Mobil warna silver kayak xenia jadi dia stay, mobil hidup tapi gak keluar,” katanya.

“Setelah kejadian, teman-temanku pada datang juga ada kayak yang mengintai,” lanjutnya.

Akibat kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta. Barang-barang berharga seperti emas, jam tangan dan liontin raib digondol perampok.

Dia menyebut jika aksi ini merupakan komplotan spesialis pencuri rumah kosong. Hal ini dikarenakan setelah beraksi, pelaku juga membawa kabur mesin CCTV. (HS-06)

Kustodian Bank Jateng Dipercaya Menjadi Mitra Kerja BNI Asset Management Untuk Penguatan Ekosistem Investasi Regional

Bertemu Ahmad Luthfi, Duta Besar Inggris Jajaki Investasi Pengolahan Sampah Hingga Keamanan Siber