HALO KEBUMEN – Bupati Kebumen Lilis Nuryani menekankan pentingnya literasi dan berpikir kritis para siswa, agar kelak mereka siap menjalani kehidupan di dunia nyata, yang sering tak sesuai dengan teori di buku pelajaran.
Hal itu disampaikan Bupati Kebumen Lilis Nuryani, dalam kegiatan “Forkopimda Mengajar Kelas Inspirasi”, dalam kegiatan MPLS di SMAN 2 Kebumen, baru-baru ini.
Bupati kemudian memberikan pesan yang mendalam bagi para siswa agar terus semangat menimba ilmu.
“Belajar itu tidak hanya dari buku. Belajar bisa dari siapa saja. Dari cerita, pengalaman, kegagalan, dan juga dari mereka yang bekerja langsung di lapangan,” kata dia seperti dirilis kebumenkab.go.id.
Bupati kemudian mendorong pelajar agar tidak sekedar ikut arus dan menjadi anak yang biasa-biasa saja.
“Jadilah pelajar yang punya mimpi besar. Berani mencoba hal baru, tidak mudah menyerah, dan punya semangat kuat untuk terus berkembang,” tegas Bupati.
Ia juga menekankan tiga bekal utama untuk masa depan: karakter yang baik, kemampuan literasi yang luas, dan kompetensi untuk berpikir dan bertindak.
“Karakter itu penting. Bukan sekedar soal jujur dan sopan. Tapi juga soal tangguh, gigih, punya rasa ingin tahu, bisa kerja sama, dan tidak mudah menyerah. Keseimbangan karakter itu kunci untuk sukses di masa depan,” jelasnya.
Terkait literasi, Bupati Lilis menekankan bahwa kini tidak cukup hanya membaca tulis.
“Harus juga melek teknologi, mengerti budaya, paham soal keuangan, dan bisa berpikir kritis. Supaya kalian siap menghadapi dunia nyata, yang sering kali tidak sesuai dengan teori di buku,” tambahnya.
Terakhir, soal kompetensi, Bupati menyebutkan bahwa abad ke-21 membutuhkan individu yang kreatif, bisa bekerja tim, bisa mencari solusi, dan bisa berkomunikasi dengan baik.
“Bahkan, mulai belajar berwirausaha sejak sekarang itu keren banget. Kecil-kecilan dulu tidak masalah, yang penting mulai berani,” kata Bupati Lilis.
Tak lupa, ia juga menyampaikan penghargaan kepada para guru dan kepala sekolah atas dedikasi mereka.
“Terima kasih atas kesabaran dan pengabdian Bapak Ibu dalam mendampingi anak-anak kita. Peran Bapak Ibu semua luar biasa. Saya titip satu hal: jadikan sekolah ini tempat yang menyenangkan. Tempat anak-anak bisa tumbuh, belajar, dan merasa terhormat. Jadilah teladan yang hangat dan menginspirasi,” membuahkan hasil.
Kegiatan “Forkopimda Mengajar Kelas Inspirasi” di SMAN 2 Kebumen ini diharapkan tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar dan berinovasi bagi para siswa, demi masa depan Kebumen dan Indonesia yang lebih baik.
Sebelumnya, kedatangan Bupati Kebumen bersama Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith, Dandim 0709 Letkol Arm Purba Sudibyo, Kajari Endi Sulistiyo, Ketua PN Endi Nurindra Putra, serta Asisten 3 Sekda Muhamad Arifin, disambut hangat oleh Kepala SMAN 2 Kebumen, Sutrisno, bersama dewan guru, staf, komite sekolah, dan seluruh siswa.
Hadir pula Kadisdikpora Yanie Giat Setyawan, Kadiskominfo Sukamto, Kepala Kesbangpol Widiatmoko, dan Plh Camat Kebumen Anton Purwanto.
Bupati Lilis juga menerima cendera mata berupa anggrek sebagai tanda selamat datang.
Dalam pernyataannya, Kepala SMAN 2 Kebumen, Sutrisno, menyampaikan kebanggaannya atas kunjungan Forkopimda.
“Terima kasih atas kedatangan Bupati Lilis dan jajaran Forkopimda. Kelas inspirasi ini adalah yang perdana di SMAN 2 Kebumen,” ujar Sutrisno.
Ia juga menjelaskan bahwa SMAN 2 Kebumen merupakan sekolah adiwiyata dan menjadi yang pertama di Kebumen memiliki Kelas Khusus Olahraga (KKO).
Dengan jumlah 1.187 siswa, sekolah ini telah menorehkan berbagai prestasi gemilang, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
“Tahun ini, sekitar 200 siswa kami berhasil diterima di perguruan tinggi melalui jalur SNBP, SNBT, dan mandiri,” imbuh Sutrisno.
Tak hanya itu, di bidang non-akademik, empat siswa SMAN 2 Kebumen baru-baru ini berkesempatan terbang ke Shanghai University of Sport dalam program Pertamina SAC Indonesia Goes to China, menunjukkan kualitas dan talenta siswa Smanda yang mendunia.
Puncak acara “Kelas Inspirasi” adalah sesi berbagi pengalaman dari Bupati Lilis Nuryani.
Ia menceritakan perjalanan hidup yang inspiratif, dimulai dari berwirausaha dengan berjualan rujak, hingga kini sukses menjadi pengusaha dan memimpin Kabupaten Kebumen.
Yang paling menarik perhatian siswa adalah kejutan yang diberikan Bupati Lilis usai bercerita.
Delapan unit sepeda dibagikan kepada siswa yang berani maju dan menjawab pertanyaan dengan benar.
Dua unit sepeda diserahkan langsung oleh Bupati Lilis Nuryani, sementara sisanya dibagikan oleh Kapolres, Dandim, Kajari, dan Ketua PN.
Salah satu siswa beruntung yang menerima sepeda adalah Alviano Achmad dari kelas XII J. Ia mengaku sangat senang dan berterima kasih kepada Bupati Lilis.
“Rencananya nanti mau dipakai untuk gowes olahraga saat hari libur,” kata Alviano yang berhasil menjawab pertanyaan seputar kampus Kebumen.
Dalam penampilannya di hadapan ribuan siswa, Bupati Lilis Nuryani mengenang masa SMA-nya yang penuh kenangan.
“Hadir di sini, saya teringat masa SMA dulu. Banyak sekali kenangan, banyak PR, banyak kegiatan, dan sering disuruh maju ke depan mengerjakan soal,” ujarnya. (HS-08)