in

Puteri Mbak Tika jadi Ketua Tim Pengelola Rumah Aman Kartika Kendal

Rapat Tim Pengelola Rumah Aman Kartika, sebagai pusat layanan terpadu untuk keluarga terdampak berbagai masalah sosial beberapa waktu lalu, di ruang rapat Perpustakaan Daerah Kabupaten Kendal.

HALO KENDAL – Nataya, puteri dari Dyah Kartika Permanasari selaku Bupati Kendal, ditunjuk sebagai Ketua Tim Pengelola Rumah Aman Kartika Kabupaten Kendal. Rumah Aman Kartika adalah pusat layanan terpadu untuk keluarga terdampak berbagai masalah sosial di masyarakat.

Nataya menjelaskan, lokasi fasilitas Rumah Aman Kartika akan berada di Jalan Pemuda Kendal, dan saat ini tengah dalam proses pembangunan. Dirinya menyebut, untuk soft opening akan dilakukan pada tanggal 28 Juli 2025, bertepatan dengan Hari Jadi ke-420 Kabupaten Kendal.

“Rumah Aman Kartika nantinya akan menjadi tempat penanganan berbagai aduan masyarakat dengan dukungan dari tenaga profesional. Nanti untuk sistemnya, kalau ada aduan-aduan bisa diarahkan ke Rumah Aman, dan akan kami tangani, karena di sana akan ada dokter-dokter dan juga psikolog,” jelasnya.

Tidak hanya itu, lanjut Nataya, Rumah Aman Kartika juga akan melayani permasalahan para pekerja migran, serta penanganan stunting di Kendal. Hal itu menurutnya, sesuai dengan tujuan bupati Kendal, bahwa akan menekan angka stunting secara drastis di Kendal pada tahun ini.

“Rumah Aman Kartika juga akan bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk memperluas jangkauan layanannya. Seperti Bupati Kendal, Forkompinda, aparat penegak hukum, rumah sakit, imigrasi, kejaksaan dan juga pihak swasta,” bebernya.

Sementara Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menyampaikan, peluncuran Rumah Aman Kartika, yang telah ia gagas sebagai langkah untuk respon meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap penanganan persoalan rumah tangga, khususnya yang melibatkan perempuan dan anak.

“Rumah Aman Kartika di Kabupaten Kendal ini sudah sangat dibutuhkan masyarakat untuk membantu masalah-masalah masyarakat, terutama persoalan kekerasan dalam rumah tangga yang menyangkut perempuan dan anak,” ujarnya.

Bupati Kendal juga menyampaikan, para petugas di Rumah Aman Kartika memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat. Karena menurutnya, masih banyak sekali masyarakat yang kurang memahami tentang hukum.

“Kami berharap, Rumah Aman Kartika dapat memberikan solusi bagi beragam persoalan yang dihadapi, seperti kekerasan, stunting, permasalahan pekerja imigran, dan lain sebagainya akan dibantu oleh pihak-pihak yang berkompeten di bidangnya,” ungkapnya. (HS-06)

Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional, Dekranasda Jateng Terus Lakukan Pendampingan

Pemuda Terkapar Bersimbah Darah usai Dibacok di Sompok Semarang