HALO KLATEN – BupatI Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo meminta agar para mahasiswa yang melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di Kabupaten Klaten, untuk ikut mengangkat potensi desa.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, ketika secara simbolis, menerima 4.136 mahasiswa KKN, di Pendopo Kabupaten Klaten, Selasa (24/6/2025). Hadir para saat itu, Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto.
Para mahasiswa itu berasal dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said sebanyak 3.705 mahasiswa dan Universitas Gajah Mada (UGM) sebanyak 431 mahasiswa.
Selanjutnya, mahasiswa peserta KKN akan ditempatkan di ratusan desa di Klaten.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada perguruan tinggi yang telah menyelenggarakan program KKN di wilayah Kota Bersinar.
Dia juga berharap program yang diusung dalam KKN dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
“Kami berharap dengan hadirnya rekan-rekan mahasiswa ini dapat membantu desa untuk memotret potensi wilayahnya dan mengembangkannya. Silahkan fasilitasi desa, karena setiap desa memiliki potensinya masing-masing, tidak harus seragam namun mengembangkan keunggulan wilayah masing-masing,” kata dia, saat menerima peserta KKN UGM Yogyakarta.
Selain itu, Hamenang juga memberikan arahan khusus terkait dengan pengembangan ekonomi desa melalui Koperasi Merah Putih, yang menjadi program rintisan Pemerintah Pusat.
Ia berharap mahasiswa dapat bersinergi dengan pemerintah desa untuk mengembangkan program Koperasi Merah Putih yang telah dicanangkan di 401 desa dan kelurahan di Klaten.
“Kami bergerak cepat dalam realisasi pembentukan Koperasi Merah Putih di desa-desa di Klaten. Namun berdiri saja tidak cukup, namun dibutuhkan upaya agar koperasi desa ini dapat berjalan,” kata dia, seperti dirilis klatenkab.go.id.
Sementara itu, Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, saat menerima peserta KKN UIN Raden Mas Said Surakarta meminta mahasiswa yang mengikuti program KKN, dapat berkolaborasi bersama masyarakat dalam setiap program kerja yang dijalankan.
“Saat ini Pemkab Klaten juga tengah berfokus dengan pembangunan yang ada di desa. Saya yakin potensi dari rekan-rekan mahasiswa di sini luar biasa, akan tetapi kesenjangan yang ada di desa perlu kita bina karena perkembangan di desa di Klaten belum merata,” ungkapnya. (HS-08)