HALO KENDAL – Para atlet di Kendal diharapkan dapat menunjukkan prestasi dan juga menjaga kebugaran tubuhnya. Hal itu disampaikan Ketua Umum KONI Kabupaten Kendal, Subur Isnadi di hadapan atlet yang mengikuti tes fisik di Stadion Utama Kendal, Rabu (28/5/2025).
Menurutnya, tidak semua atlet yang diundang KONI Kendal untuk mengikuti tes fisik bisa lolos untuk mengikuti pemusatan latihan kabupaten (puslatkab).
“Tidak semua atlet yang diundang ini akan memasuki atau ikut di puslatkab. Jadi nanti akan kita lihat satu yaitu kemampuan prestasi dan yang kedua kebugaran,” tandas Subur Isnadi dalam sambutan, didampingi Moh Arfani (Wakil Ketua Umum III Bidang Sarpras) dan S Wahyu Widayanto (Sekretaris Umum) serta pengurus lainnya.
Dirinya menyebut, antara prestasi dan kebugaran saling terkait. Di mana prestasi yang bagus harus diimbagi dengan kebugaran tubuh, karena kebugaran tubuh yang baik juga membantu atlet untuk menguasai teknik dan strategi olahraga dengan lebih baik.
Selain itu, lanjut Subur Isnadi, atlet yang memiliki kondisi fisik prima akan lebih mudah untuk melakukan gerakan-gerakan yang kompleks dan membuat keputusan tepat dalam pertandingan.
“Meski prestasinya bagus, kalau fisiknya kurang bagus, sulit untuk meningkatan prestasinya. Jadi adik-adik, tunjukkan prestasi panjenengan semua, dan tunjukkan juga kebugaran untuk tes ini harus benar-benar serius ya,” pesan Ketum KONI Kendal.
Subur Isnadi menjelaskan, tes fisik itu nantinya juga akan terintegrasi dengan berbagai kegiatan untuk menguji sejauh mana kesehatan atlet.
“Karena kami tidak menginginkan, bagaimana pun prestasi itu menjadi harapan utama, tapi yang utama adalah kesehatan atlet. Kami nggak mau pelatih atlet itu sudah maksimal dalam melatih tapi atletnya ditemukan, maaf, ada penyakit dalam. Bahkan bisa terjadi si atlet sendiri juga tidak tahu. Makanya kami gelar tes ini,” jelasnya.
Pada kesempatan itu Subur Isnadi juga menyampaikan, kegiatan cabor untuk lolos babak kualifikasi Porprov masing-masing berbeda.
“Jadi adik-adik persiapan kali ini, panjenengan ndak usah terlalu jauh dulu untuk lolos di pra-Porprov. Karena masing-masing cabor berbeda jadwalnya. Ada yang sudah bulan-bulan awal ini melaksanakan, ada yang sampai bulan September dan Oktober 2025,” ungkapnya.
Selanjutnya untuk para pelatih, Subur Isnadi berpesan, supaya menyiapkan prestasi atletnya pada titik pelaksanaan babak kualifikasi Porprov, supaya menjadi puncak prestasi atlet.
“Jangan sampai programnya salah, terlalu fisik berat, sehingga pada saat seleksi pra itu malah tidak menampilkan prestasi yang terbaik. Karena untuk tiket ikut Porprov itu harus lolos pra,” imbuh Ketum KONI Kendal.
Sementara Bidang Litbang KONI Kendal, M Qinan Nakhur mengatakan, tes kebugaran diikuti 500 atlet dari 55 cabang olahraga di bawah naungan KONI Kendal.
“Tes Fisik umum meliputi tes kecepatan menggunakan lari sprint 40 meter, tes daya ledak otot dengan standing board jamp, tes kelincahan dengan T tes, dan tes daya tahan cardiovascular menggunakan cooper tes atau lari selama 12 menit,” bebernya.(HS)