HALO SEMARANG – Komunitas penyintas penyakit autoimune dan Lupus “Panggon Kupu”, mengajak para penyintas penyakit ini di berbagai kota di Jateng untuk bergabung.
Ajakan ini disampaikan Ketua Panggon Kupu, Prima Dewi Nurcahya, di sela-sela kegiatan memperingati Hari Lupus Sedunia (World Lupus Day) di lokasi Car Free Day (CFD) di halte bus Trans Semarang, depan Mal Ciputra, kawasan Simpanglima Semarang.
Menurut Prima, para penyintas lupus jangan merasa sendirian dalam menghadapi penyakit autoimmune tersebut.
Hal itu lantaran faktanya, terdapat ribuan orang di seluruh Indonesia yang berjuang menghadapi penyakit tersebut.
Menurut catatan Panggon Kupu, saat ini terdapat lebih dari 200 penyintas lupus di Jawa Tengah.
Sementara itu terkait peringatan Hari Lupus Sedunia yang jatuh setiap 10 Mei, Panggon Kupu berkolaborasi dengan stakeholder, menyelenggarakan berbagai acara.
Seperti yang diselenggarakan komunitas Panggon Kupu bersama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Kariadi, pada Minggu (25/5/2025) di kawasan Simpanglima.
Event yang diikuti oleh ratusan orang tersebut, diisi dengan senam massal line dance, sosialisasi dan edukasi untuk masyarakat umum, serta sejumlah kegiatan dari para pendukung.
Sebelumnya, komunitas Panggon Kupu bersama Mal Ciputra Semarang dan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Kariadi, Senin (5/5/2025) lalu juga menggelar talk show bertema “Know Lupus”.
Menurut Prima, talk show ini diselenggarakan untuk mengajak masyarakat umum mengenali dan memahami apa itu Lupus.
Pada event itu, penyelenggara menghadirkan dokter dari RSUP Dr Kariadi dan komunitas Panggon Kupu sebagai wadah para survivor Lupus. (HS-08)