HALO SEMARANG – Dalam perayaan Hari Jadi ke-478 Kota Semarang, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Suharsono, mengungkapkan harapannya agar pembangunan infrastruktur di kota ini dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat dan merata di setiap wilayah.
“Dewan berharap program pembangunan yang diberikan tidak hanya terfokus di pusat kota, tetapi merata di seluruh 177 kelurahan,” ungkap Suharsono, Minggu (4/5/2025).
Suharsono menegaskan pentingnya kontinuitas visi dan misi pemerintah kota di bawah kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota saat ini, terutama dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang hampir mencapai Rp 6 triliun. “Dengan anggaran sebesar ini, kita harus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya program sosial seperti layanan BRT gratis untuk pelajar dan mahasiswa, serta peningkatan pelayanan kesehatan. “Meski ada BPJS Kesehatan dan Universal Health Coverage (UHC), masih ada kebutuhan untuk pelayanan tambahan agar warga dapat sembuh total setelah perawatan di rumah sakit,” jelasnya.
Selain itu, Suharsono mencatat bahwa penanganan bencana banjir tahun ini lebih terkendali dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan sampah sebagai prioritas bersama. “Dengan populasi yang besar, timbunan sampah juga meningkat. Kami mengimbau warga untuk aktif dalam pengurangan sampah melalui bank sampah dan pemilahan sampah,” tambahnya.
Suharsono berharap upaya pemilahan sampah di tingkat rumah tangga dapat ditingkatkan hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sehingga TPA menjadi lokasi pengolahan akhir, bukan sekadar tempat pembuangan. “Kami mendukung kerjasama dalam penanganan sampah, diperkuat oleh Inpres tentang persampahan sebagai program nasional,” tegasnya.
Dengan semangat kolaborasi ini, Suharsono optimis Semarang bisa menjadi kota yang lebih bersih dan nyaman untuk seluruh warganya. “Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam menjadikan Semarang kota yang bersih dan ramah lingkungan,” pungkasnya.(HS)