in

Masyarakat Kendal Antusias Ikuti ‘Hari Tari Sedunia 2025’

Masyarakat di Kendal antusias mengikuti 'Hari Tari Sedunia 2025'.

HALO KENDAL – Memperingati Hari Tari Sedunia tahun 2025, ratusan seniman yang tergabung dalam sanggar dan komunitas seni budaya menyelenggarakan kegiatan Kendal Menari; Menari untuk Kehidupan di Kompleks Pasar Kendal, Selasa (29/4/2025).

Sanggar dan komunitas yang turut terlibat antara lain Dewan Kesenian Kabupaten Kendal, Sanggar Sukoreno, Sanggar Krida Budaya, Sri Kencana, Sanggar Sekartanjung, Sanggar Kejeling, Pelataran Sastra Kaliwungu, Elenbe, dan Komunitas Kendal Heritage.

Turut hadir dalam kegiatan, Wakil Bupati Kendal, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, Ketua Bhayangkari Cabang Kendal, Persit Kartika Candra Kirana Dim XXXVI/0715 Kendal, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Daerah Kendal, dan Ketua Ikatan Keluarga DPRD Kabupaten Kendal.

Acara yang dikemas dalam bentuk gerakan kultural pertunjukan tari massal ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas sanggar tari, siswa sekolah SMP dan SMA, dan Ibu-Ibu yang tergabung dalam organisasi wanita.

Peringatan Hari Tari Sedunia ini ditetapkan oleh UNESCO sebaagai salah satu bentuk bentuk ekspresi budaya untuk mengenang kelahiran Jean-Georges Noverre yang merupakan pencipta balet modern.

Peringatan Hari Tari Sedunia di Kendal mengangkat tema Menari untuk Kehidupan yang merupakan upaya dalam mengekspresikan praktik budaya dalam kehidupan sehari-hari dalam sebuah pertunjukan kolektif.

Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi mengaku baru kali ini mengikuti prosesi tari. la juga mengapresiasi antusias dari para seniman dan budayawan di Kabupaten Kendal.

“Terima kasih kepada seluruh seniman yang telah mempersiapkan acara hari ini, sehingga Pemerintah Kabupaten Kendal bisa ikut berpartisipasi. Jaya Tari Indonesia, Jaya Seniman Kabupaten Kendal,” ungkapnya.

Senada, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, Niken Larasati juga menyampaikan apresiasi karena bisa ikut terlibat dalam menari.

“Dedikasi kita, kepada para seniman untuk memperingati hari tari dunia. Saya bersyukur, karena tadi bisa ikut menari bersama seniman di Kabupaten Kendal. Tetap semangat, teruslah menari, karena menari bukan hanya sekadar pentas, tapi itu bagian dari isi hati, isi jiwa yang bisa bikin kita bahagia dan seneng,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kendal Menari, Sapto Nugroho menyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakannya Kendal Menari.

“Kami ingin pasar sebagai representasi dari kehidupan bisa lebih bermakna dan bergairah serta memberikan nilai untuk para pelaku, pemimpin, dan pengunjungnya. Pesertanya disengkuyung oleh organisasi wanita, sanggar, dan sekolah,” ungkapnya.(HS)

Dampingi Menteri PKP dan Menkes di Kaliwungu, Ini Tanggapan Bupati Kendal

Soto Vaganza hingga Semarang Night Carnival Siap Meriahkan Hari Jadi Kota Semarang