HALO SURAKARTA – Tim Sparta Satuan Samapta Polresta Surakarta, menggelar bakti sosial dengan membagikan beras kepada masyarakat di Surakarta.
Kasat Samapta Kompol Arfian Riski Dwi Wibowo, mewakili Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, mengatakan bantuan bahan makanan tersebut diberikan oleh Tim Sparta, sambil melaksanakan patroli keliling Kota Solo.
“Kemaren sore kami membagikan puluhan sembako berupa beras kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya kepada tukang becak, pedagang keliling, tukang ojek dan tukang parkir yang mangkal di seputaran jalan protokol Kota Solo,” kata Kompol Arfian, Sabtu (22/3/2025), seperti dirilis humas.polri.go.id.
“Kegiatan pembagian sembako dilaksanakan sambil berpatroli memantau situasi wilayah. Selain menjaga Harkamtibmas yang kondusif, juga bentuk rasa syukur dan menumbuhkan rasa kepedulian dari anggota terhadap sesama,” lanjut dia.
Kasat Samapta mengatakan, meski bantuan yang diberikan tidak banyak, namun diharapkan bisa berarti dalam membantu sesama apalagi saat ini bulan ramadan
“Memang nilainya tak seberapa, semoga apa yang kami berikan dapat sedikit membantu mereka saat mengais rezeki di lapangan,” kata dia.
Lomba Lari
Sebelumnya, Tim Sparta membubarkan lomba lari malam di Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Sabtu (22/03/2025) dini hari sekira pukul 02.35 WIB.
Pembubaran dilakukan karena kegiatan tersebut dilakukan dengan menutup jalan dan menimbulkan keributan, sehingga menggangu istirahat warga.
Karena meresahkan, sehingga warga sekitar melaporkan ke pihak kepolisian dari Tim Sparta Satuan Samapta Polresta Surakarta.
Dengan adanya laporan warga tersebut, Tim Sparta mengambil tindakan tegas dengan membubarkan kegiatan tersebut, serta menangkap 10 pemuda.
“Benar, anggota tim Sparta Satuan Samapta Polresta Surakarta membubarkan kegiatan lomba lari malam dan mengamankan 10 pemuda yang ikut serta dalam kegiatan tersebut,” kata Kasat Samapta Kompol Arfian Riski Dwi Wibowo.
Dalam laporan yang diterimanya, Kompol Arfian menyampaikan bahwa kegiatan lomba lari malam di lokasi tersebut selain sudah meresahkan warga juga membahayakan keselamatan diri sendiri.
Pada saat kegiatan lomba lari berlangsung, akses jalan ditutup, akibatnya sangat menggangu pengguna jalan yang akan melintas.
“Kegiatan tersebut sudah meresahkan warga sekitar lokasi dan pengguna jalan lainnya. Sehingga kami langsung tidak lanjuti dan membubarkannya,” kata dia. (HS-08)