in

Pembacokan di Rusunawa Semarang, Polisi Turun Tangan

Korban pembacokan di Rusunawa Tower 1 Kelurahan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang pada Minggu (2/3/2025) dini hari. (dok.ist).

HALO SEMARANG – Peristiwa pembacokan terjadi di tempat parkir Rusunawa Tower 1 Kelurahan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang pada Minggu (2/3/2025) dini hari. Saat ini polisi sudah turun ke lokasi kejadian untuk menyelidiki kasus tersebut.

Informasi yang diperoleh, kejadian itu terjadi pada pukul 01.00 WIB. Korban bernama Romo (50) alami luka di tangannya akibat sabetan senjata tajam.
Pria berusia 50 tahun itu saat ini sudah dalam perawatan di RSUP dr Kariadi Semarang. Sedangkan pelaku kasus ini, masih dalam pengamanan Polsek Gayamsari.

Peristiwa ini berawal ketika sejumlah orang tak dikenal datang ke Rusunawa. Mereka saling berboncengan mengendarai tiga sepeda motor dan membawa senjata tajam.

Sebelum ke dalam komplek Rusunawa, mereka dicegat masuk oleh warga dan security yang sedang nongkrong di Pos Satpam Rusunawa. Kemudian salah satu gerombolan tersebut turun dari kendaraan dan menyampaikan ingin bertemu dengan Romo.

Selanjutnya, salah satu warga yang nongkrong di Pos Satpam beranjak dan menuju tempat Romo. Setelah itu, Romo menemui orang yang mencarinya.
Belum diketahui secara persis obrolan Romo dengan salah satu gerombolan tersebut. Namun, selang tidak berapa lama, Romo meninggalkan lokasi untuk kembali ke rumah.

Namun, tiba-tiba, dari salah satu gerombolan ini menyerang Romo dari belakang menggunakan senjata tajam. Beberapa saat gerombolan itu langsung ikut menyerang dan salah satu sajam berhasil direbut Romo, hingga ada yang luka.

Kapolsek Gayamsari, Kompol Hengky Prasetyo menyebut ada dua orang yang luka, satu orang bernama Romo dan satunya dari pihak gerombolan tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dari kasus itu.

“Iya, ada dua orang luka, satu bernama Romo, yang dicari itu. Sama satu orang yang gerombolan itu bernama Ambon. Keduanya dibawa ke rumah sakit,” ujarnya, Senin (3/3/2025).

Gerombolan itu kemudian kabur setelah dilerai warga penghuni Rusunawa. Terkait motif kejadian ini, Kapolsek menyampaikan masih penyelidikan dan pelaku masih pengejaran.

“Ini anggota masih di lapangan, masih penyelidikan dan pendalaman,” pungkasnya. (HS-06)

Bantuan Cadangan Pangan Bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Kendal Terus Disalurkan

Dalam Tiga Tahun Terakhir, Kasus Tuberkulosis di Kabupaten Blora Meningkat