in

Bantuan Cadangan Pangan Bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Kendal Terus Disalurkan

Penyaluran bantuan oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari kepada warga yang terdampak banjir.

HALO KENDAL – Pemkab Kendal menyalurkan bantuan cadangan pangan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Kendal. Penyaluran beras dilakukan melalui masing-masing desa/kelurahan yang terdampak banjir.

Bantuan cadangan pangan beras mulai disalurkan di tiga kelurahan di Kecamatan Kendal, yakni Kelurahan Kebondalem, Pekauman dan Bandengan oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, pada Minggu (2/3/2025) sore.

Bupati mengatakan, bantuan beras diberikan untuk masyarakat terdampak banjir yang tersebar di beberapa kecamatan. Harapannya, bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.

Dijelaskan, setiap kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir mendapatkan bantuan beras sebanyak 10,5 kilogram per KK. Dengan asumsi satu KK ada tiga jiwa atau mendapat 3,5 kilogram per jiwa.

“Kami menyadari, bantuan ini belum bisa mengatasi permasalahan, tapi semoga bisa meringankan untuk kebutuhan pangan bagi warga yang terdampak banjir,” ujarnya.

Bupati menegaskan, pemerintah daerah akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah terjadinya banjir di Kabupaten Kendal. Selain perbaikan saluran air dan pengerukan sungai, juga penanganan masalah sampah menjadi prioritas.

Sementara Kepala Kelurahan Pekauman, Indriyani mengatakan, di wilayah Kelurahan Pekauman pada musim hujan kali ini sudah terjadi empat kali banjir.

“Banjir terlama terjadi pada 21 Januari, yaitu selama sembilan hari. Banjir yang terakhir itu banjir yang paling parah,” ujarnya.

Indriyani menjelaskan, ada 97 kepala keluarga di Kelurahan Pekauman yang terdampak banjir dan mendapatkan bantuan.

“Tiap KK mendapatkan 3,5 kilogram sampai 10,5 kilogram tergantung jumlah anggota KK,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Kelurahan Kebondalem, Fajar Ribut Priyatno mengungkapkan, jumlah warganya yang menerima bantuan sebanyak 678 jiwa dari 327 kepala keluarga yang terdampak banjir. (HS-06)

Pimpin Rapat OPD Perdana, Ahmad Luthfi Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur di Tahun Pertama

Pembacokan di Rusunawa Semarang, Polisi Turun Tangan