HALO REMBANG – Terdapat empat program prioritas yang akan segera dijalankan oleh pasangan Bupati Rembang periode 2025-2030, Harno dan Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’, setelah resmi dilantik 20 Februari 2025 lalu.
Hal itu disampaikan Bupati Rembang Harno, saat menyampaikan pidato perdana dalam Rapat Paripurna DPRD Rembang, di Ruang Rapat Paripurna DPRD pada Sabtu (1/3/2025).
Dalam pidatonya, Harno menyampaikan bahwa dalam 100 hari pertama kepemimpinannya, terdapat empat program prioritas yang akan segera dijalankan.
Program pertama adalah percepatan perencanaan anggaran perubahan APBD 2025.
Pemkab Rembang akan menyusun dan menyesuaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara cepat dan efisien, sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat.
Program kedua adalah perbaikan infrastruktur jalan sebelum Idulfitri. Perbaikan jalan akan menjadi prioritas, terutama tambal sulam lubang di berbagai titik, guna memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan saat mudik Lebaran.
“Untuk membangun ini, karena waktunya tinggal beberapa saat, minimal dari DPUTARU lubangnya ditambal semua dulu. Sehingga pemakai jalan di Hari Raya aman dan nyaman,” kata dia, seperti dirilis rembangkab.go.id.
Selanjutnya, program ketiga adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Pemerintah Kabupaten Rembang akan menyesuaikan RTRW, agar lebih relevan dengan kebutuhan terkini dan menarik lebih banyak investor, dengan memberikan kemudahan dalam proses perizinan.
“Karena dari perubahan RTRW ini, kita akan bisa menarik para investor yang akan masuk ke Rembang dengan memberi kemudahan-kemudahan dalam rangka perizinan,” imbuhnya.
Program keempat adalah peningkatan pelayanan publik, termasuk administrasi kependudukan.
Pemkab Rembang akan meningkatkan pelayanan Adminduk hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Selain itu, mesin cetak KTP akan ditambah di kecamatan yang belum memilikinya.
“Pembuatan KTP harus selesai di kecamatan masing-masing. Informasinya kemarin masih ada lima kecamatan yang belum memiliki alatnya. Maka tahun ini saya selesaikan di kecamatan masing-masing,” ujar Harno.
Harno berharap sinergi eksekutif dan legislatif di Kabupaten Rembang, dapat terus terjalin dengan baik demi kesejahteraan masyarakat.
Ia juga berkomitmen membangun komunikasi yang lebih baik dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pihak swasta guna mendukung pembangunan daerah. (HS-08)