HALO KENDAL – Ribuan masyarakat memadati halaman dan depan Masjid Agung Kendal untuk menyaksikan Dugderan Kirab Budaya, Jumat sore (28/2/2025). Tradisi Dugderan telah rutin digelar oleh takmir masjid dalam rangka menyambut bulan ramadan.
Kegiatan diisi dengan pawai atau karnaval Grebeg Gunungan Dugderan Tahun 1446 H diikuti oleh 26 kafilah, dengan jumlah peserta sebanyak 635 orang.
Adapun rutenya diawali dari depan Masjid Agung Kendal menuju Jalan Raya Soekarno Hatta, berbelok menuju Kelurahan Patukangan dan berakhir kembali di depan Masjid Agung Kendal.
Acara juga dimeriahkan dengan bazar UMKM Kendal, yang mana terdapat puluhan stan yang menampilkan berbagai macam olahan produk lokal Kendal.
Ketua Panitia, КН Akhmad Mursidi dalam laporannya menyampaikan, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, Masjid Agung Kendal bersama dengan pemerintah kabupaten Kendal mengadakan kegiatan Dugderan, yang mana rutin diselenggarakan setiap tahunan.
“Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menyambut bulan Suci Ramadan 1446 Ηijriah yang perlu dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti tradisi budaya lokal, yaitu kirab budaya yang dipadukan dengan islami,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut Akhmad Mursidi juga bertujuan melaksanakan syiar Islam kepada masyarakat Kendal, melaksanakan kegiatan yang telah ditetapkan oleh Takmir Masjid Agung Kendal, dan menumbuhkan kembali nilai-nilai tradisi dan budaya lokal yang dipadukan dengan Islam.
Sementara Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, yang menghadiri sekaligus membuka Dugderan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan.
Menurutnya, Dugderan mencerminkan nilai-nilai kehidupan dari para pendahalu, menjadi sebuah warisan budaya yang mengajarkan pentingnya berbagi dan mejaga keharmonisan masyarakat, sehingga harus terus dilestarikan.
“Kita memasuki Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah. Mari kita sambut dengan suka cita, untuk itu saya mengajak seluruh pihak untuk mempersiapkan diri secara maksimal dengan meningkatkan kesadaran spiritual dan memperkuat iman, dan menguatkan ilmu agama agar semakin memahami makna dan keutamaan ibadah selama bulan Ramadhan,” tutur Mbak Tika sapaan akrabnya.
Bupati Kendal juga menyambut baik dilaksanakan kegiatan kirab budaya ini, karena sebagai bentuk promosi wisata religi Kabupaten Kendal dengan ikon Masjid Agung Kendal, dan ziarah makam Wali Joko, Wali Hadi, dan Wali Gembyang, serta dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah.
Pihaknya juga memohon doa restu dari seluruh masyarakat Kendal, agar kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal bisa berjalan dengan baik dan lancar.
“Ini adalah ramadan pertama kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kendal. Dan kami menyakini, di bulan suci ramadan membawa keberkahan bagi Pemerintah Kabupaten Kendal dan seluruh masyarakat Kendal,” ungkap Mbak Tika. (HS-06)