in

Dewan Umumkan Masa Akhir Jabatan Wali Kota Semarang Masa Jabatan 2021-2026

Suasana Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang dengan agenda Pengumuman Masa Akhir Jabatan Walikota Semarang masa jabatan 2021-2026, bertempat di gedung DPRD Komplek Balai Kota, Jumat (7/2/2025).

HALO SEMARANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menyampaikan usulan pengesahan penetapan Calon Wali Kota Semarang Terpilih dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang tahun 2024, sekaligus mengumumkan Masa Akhir Jabatan Wali Kota Semarang periode 2021-2026, yang akan selesai masa jabatannya.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Semarang yang dipimpin Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman ini, dihadiri Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu. Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman mengatakan, dalam paripurna ini dewan mengumumkan dan juga mengusulkan pemberhentian Wali Kota Semarang masa Jabatan 2021-2026.

Dirinya yang mewakili seluruh anggota Dewan juga mohon maaf kepada Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu jika selama bermitra dengan DPRD kota Semarang ada hal-hal yang kurang berkenan.

“Mungkin selama kita bekerja sama ada sesuatu yang dirasa kurang pas, dan itu merupakan dinamika dan proses, mudah-mudahan semua ada hikmahnya,” ungkapnya.

Pilus, sapaannya juga menambahkan, ke depan seluruh anggota DPRD bisa bersinergi, dan ikut mendorong bersama-sama, terutama program kerja yang dilakukan Pemkot Semarang.

“Matursuwun (terima kasih-red) Bu Wali atas pengabdian, atas jasa, dan perjuangan selama ini untuk Kota Semarang. Mudah mudahan ini menjadi motivasi buat kita dan seluruh masyarakat Kota Semarang,” katanya.

Suasana haru pun pecah, saat Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu memberikan sambutannya. Mbak Ita, tak lupa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD Kota Semarang, stakeholder, seluruh komponen masyarakat, dan OPD yang mendukung perjalanan dirinya sebagai wali kota.

“Izinkan saya mohon pamit kepada bapak ibu sekalian, dan juga tentunya semangat membangun Kota Semarang tidak akan pernah padam,” katanya.

Dengan habisnya masa jabatan Mbak Ita, dirinya pun akan menjadi bagian dari masyarakat yang akan terus mencintai, mendoakan, dan mendukung kemajuan Kota Semarang.

“Saya bersama dengan bapak ibu selama sembilan tahun, tentu ada hal-hal yang membuat bapak ibu tersinggung, membuat bapak ibu tidak nyaman dengan saya. Tapi intinya adalah, saya mencintai kota ini,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Mbak Ita juga mohon izin yang mungkin paripurna ini menjadi paripurna terakhir di masa jabatannya, dan sambil menunggu dari pelantikan wali kota terpilih.(HS)

Dishantan Kota Semarang Salurkan Bantuan Candangan Pangan untuk Warga Terdampak Bencana Banjir

Warga Berharap Pelayanan Jaringan Gas di Blora Diperluas