HALO KENDAL – Hujan deras yang mengguyur dua hari berturut-turut menyebabkan bencana alam di Kabupaten Kendal. Selain banjir, juga dikabarkan beberapa pohon tumbang. Bahkan akibat bencana alam ini, dikabarkan memakan satu korban jiwa akibat tertimpa pohon.
Berdasarkan data dari BPBD Kendal, tercatat ada 15 desa dan kelurahan di Kendal terdampak banjir. Banjir setinggi sekitar 30-50 sentimeter menggenangi jalan dan permukiman warga. Bahkan akibat banjir, beberapa sekolahan meliburkan aktivitas belajar mengajar.
Sekretaris BPBD Kendal, Ahmad Huda Kurniawansah mengatakan, 15 desa dan kelurahan yang terdampak banjir tersebut tersebar di empat kecamatan. Yaitu di Kecamatan Kendal ada sepuluh kelurahan, Weleri ada tiga desa, Kaliwungu satu desa, dan Ringinarum satu desa.
Sepuluh Kelurahan di Kecamatan Kendal yang terdampak yakni, Kelurahan Trompo, Kebondalem, Pegulon, Kalibuntu Wetan, Pekauman, Langenharjo, Patukangan, Ngilir, Balok, dan Bandengan.
Sedangkan tiga desa di Kecamatan Weleri yakni, Manggungsari, Penyangkringan, dan Montongsari. Kemudian Desa Wonorejo di Kecamatan Kaliwungu dan Desa Tejorejo di Kecamatan Ringinarum.
“Hujan terus menerus sejak Rabu (29/1/2025) sampai Kamis (30/1/2025), sehingga mengakibatkan terjadinya banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Kendal,” beber Huda.
Dijelaskan, pihak BPBD Kendal telah melakukan koordinasi dengan pemdes di wilayah terdampak banjir. Selain itu melakukan upaya monitoring tinggi rendahnya limpasan banjir di beberapa wilayah.
“Kami juga melakukan pemotongan pohon tumbang dan mengirimkan bantuan logistik untuk kebutuhan dapur umum di Desa Purwokerto, Kecamatan Brangsong,” jelas Huda.
Dirinya menyebut, terdapat genangan air di beberapa titik lokasi dan masih menggenang di beberapa rumah warga.
“Kondisi cuaca hujan dengan intensitas sedang-tinggi disertai angin kencang diperkirakan masih akan berlangsung beberapa hari ke depan. Makanya kami minta warga untuk selalu waspada,” imbuh Huda.
Selain banjir, terjadi bencana pohon tumbang di Desa Surokonto Wetan, atau Jalan A Yani Weleri menuju Sukorejo.
“Dampak satu orang meninggal dunia atas nama Nurudin, warga Desa Karangayu, Kecamatan Cepiring. Korban meninggal lantaran tertimpa pohon tumbang saat melintasi lokasi kejadian,” ujar Huda.
Pohon tumbang lain terjadi di Desa Merbuh, Kecamatan Singorojo. Dampaknya menutup seluruh akses jalan Boja – Kaliwungu. Selain itu pohon tumbang berukuran besar juga tersejadi di Jalan Sriagung, Cepiring yang mengakibatkan akses jalan tertutup.
Kejadian serupa terjadi di RT 1 RW 6 Desa Sidorejo, Kecamatan Brangsong, Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, dan Jalan Bahari Weleri-Rowosari Desa Karanganom, Kecamatan Weleri, serta di Desa Jambearum, Kecamatan Patebon.(HS)