in

130 Keluarga di Batang Mengungsi akibat Bencana

Sebuah jembatan di Batang, putus akibat diterjang banjir. (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Sebanyak 130 keluarga atau 500 warga di berbagai kecamatan, di Kabupaten Batang terpaksa mengungsi setelah banjir besar melanda kabupaten itu, beberapa waktu lalu.

Adapun jumlah seluruh warga terdampak, diperkirakan lebih kurang 7.000 warga. Sebagian bertahan di rumah masing-masing.

“BPBD setempat masih melakukan pendataan untuk warga mengungsi,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam keterangannya Rabu (22/1/2025) melalui bnpb.go.id.

Abdul Muhari menyampaikan warga yang terdampak bencana itu berada di 10 desa atau kelurahan di 10 kecamatan.

Masing-masing adalah Kecamatan Bawang, Reban, Subah, Tersono, Warungasem, Gringsing, Bandar, Blado, Batang dan Wonotunggal.

Banjir ini terjadi setelah hujan lebat dan berlangsung cukup lama mengguyur wilayah selatan Kabupaten Batang.

Selain wilayah terdampak, BNPB juga mencatat adanya enam jembatan mengalami kerusakan.

Kerusakan berat juga terjadi pada lima rumah warga. Kerusakan juga terjadi pada 1 objek wisata, 1 pembangkit listrik tenaga hidro, dan 1 ruas jalan terdampak banjir.

Untuk diketahui, bencana tak hanya melanda Batang, melainkan juga sejumlah kota di Jawa Tengah.

Kabupaten dan kota itu adalah Kabupaten Pekalongan, Kendal, Brebes, Grobogan, Pemalang, Demak, Sragen, Tegal, dan Kota Surakarta.

Sementara itu menurut informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang, seperti dirilis batangkab.go.id, telah terjadi sejumlah peristiwa terkait bencana hidrometeorologi, di antaranya adalah :

 

  1. Banjir dan Longsor menghanyutkan rumah warga di Dukuh Kuripan, Desa Surjo, Bawang. Satu korban dilaporkan hilang dan belum ditemukan.
  2. Jembatan Merah Tampingan dilaporkan ambrol.
  3. Pohon Tumbang di Gerlang, Sidangkrong, dan Cepoko-Bandar mengganggu akses jalan.
  4. Jembatan Kali Kupang ambrol, mengakibatkan akses terputus.
  5. Atap Rumah di Dukuh Kemamang, Desa Candi, Bandar mengalami kerusakan parah akibat angin kencang.
  6. Pembangkit Listrik Tenaga Hidro di Dukuh Ketawangsari, Gringgingsari, tersapu banjir.
  7. Longsor terjadi di jalan menuju Sidoharjo, Bawang, menghambat lalu lintas.
  8. Banjir Bandang menerjang Kayu Landak, merusak sejumlah rumah dan infrastruktur.
  9. Jembatan Penghubung Desa Ngadirejo-Keteleng di Dukuh Pringombo/Kali Langsean hanyut terbawa arus.
  10. Banjir Bandang menyebabkan tumpukan kayu menutup jalan di Desa Pacet.
  11. Atap Rumah di Dukuh Cepoko-Bandar mengalami kerusakan parah.
  12. Jembatan Kali Belo di Tersono putus total, memutus akses transportasi.

 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Batang Puji Setyowati, menegaskan bahwa BPBD telah berkoordinasi dengan instansi terkait, untuk melakukan evakuasi dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.

“Kami berusaha keras untuk mengatasi dampak dari bencana ini dan memastikan keselamatan warga,” jelasnya. (HS-08)

Kemensos Distribusikan Ratusan Juta Bantuan Logistik pada Korban Banjir Grobogan

PMI Kota Pekalongan Kirim Relawan Bantu Korban Longsor Petungkriyono