HALO BATANG – Lima destinasi wisata unggulan di Kabupaten Batang, selama libur Nataru menjadi jadi pilihan pengunjung lokal dan luar daerah untuk berlibur.
Tempat-tempat wisata itu pun dipadati pengunjung, yang ingin untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga.
Kabid Pemasaran Disparpora Batang, Atik Supriatini, seperti dirilis batangkab.go.id, mengatakan terjadi peningkatan jumlah wisatawan, utamanya di lima destinasi unggulan.
“Selama libur Nataru, sejak 20-31 Desember 2024 lalu, Pantai Sigandu 16.644 pengunjung, Safari Beach Jateng 13.011 pengunjung, Waykambang Park 4.949 pengunjung, Kayla Hills 3.256 pengunjung dan Bandar Ecopark 2.253 pengunjung,” kata dia, di Kantor Disparpora Batang, Kabupaten Batang, Jumat (3/1/2024).
Faktor utamanya, karena tiap destinasi wisata memiliki daya tarik tersendiri yang mampu memikat pengunjung untuk berwisata.
“Jelas karena banyak yang membangun wahana baru, sehingga wisatawan penasaran dan ingin berkunjung, sekaligus menghabiskan waktu liburan bersama keluarga,” tegasnya.
Peningkatan jumlah wisatawan, juga berkat program promosi Disparpora yang menggandeng para influencer yang mampu memikat pengunjung agar mau berwisata ke suatu destinasi wisata.
“Dampaknya bisa meningkatkan jumlah pengunjung hingga 50 persen, dibandingkan jika tidak memanfaatkan influencer,” ungkapnya.
Beberapa destinasi wisata yang dipromosikan lewat influencer yakni Pantai Sigandu, Waykambang Park, Kayla Hills, Deswita Pandansari.
“Melihat potensi influencer yang berdampak besar, tahun 2025, kami juga akan kembali menggandeng mereka untuk ikut mempromosikan potensi wisata lainnya di Kabupaten Batang,” ujar dia.
Lalu Lintas
Sementara itu dari sisi kelancaran arus lalu lintas, selama libur Nataru tahun ini, angka kecelakaan menunjukkan penurunan yang signifikan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batang Eko Widianto, Eko menyampaikan bahwa selama libur Nataru tahun ini, angka kecelakaan menunjukkan penurunan yang signifikan.
Dia mengatakan terjadi satu insiden fatal di Jalan Bandar Gerlang, serta satu insiden di jalur ekstrem Bawang Gerlang, di mana sebuah Fortuner masuk ke parit. Adapun di jalan tol tidak ada insiden.
Menurut dia, keberhasilan dalam menjamin kelancaran arus lalu lintas dan meminimalkan angka kecelakaan ini, tidak lepas dari persiapan matang yang melibatkan semua pihak.
“Sinergitas dengan Polres Batang, Kodim 0736/Batang, dan seluruh stakeholder adalah kunci,” katanya.
Selain itu Dishub juga melakukan ramp check kendaraan angkutan penumpang, untuk meminimalisasi kemungkinan terjadinya kecelakaan akibat kendaraan yang tidak laik jalan.
“Selain itu, monitoring ketat dilakukan di perlintasan sebidang kereta api dan dua jalur penyebrangan sungai yang ramai digunakan sebagai alternatif menuju objek wisata,” jelasnya.
Eko juga berkoordinasi dengan BPBD untuk menyiapkan pelampung di penyebrangan sungai, seperti di wilayah Kecamatan Gringsing, Desa Yosorejo menuju Rowosari Indah Weleri Kendal, serta Roban Barat menuju Roban Timur.
“Terkait perlintasan sebidang kereta api, Dishub mencatat ada 12 perlintasan milik Pemerintah Daerah, 3 perlintasan milik PT KAI, dan 5 yang bermitra dengan masyarakat. Alhamdulillah, selama masa pengamanan Nataru, tidak ada insiden di perlintasan ini. Monitoring, pantauan, dan inspeksi terus kami lakukan demi lalu lintas yang aman,” terangnya.
Meski begitu, lanjut dia, tantangan tetap ada, seperti beberapa lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan nasional dan provinsi yang mengalami kerusakan. Sebagian sudah diperbaiki, meski belum maksimal.
Dishub juga menyoroti rendahnya angka pengujian kendaraan bermotor (kir) di Batang.
Dari 9.000 kendaraan angkutan barang, sekitar 1.000 di antaranya belum menjalani uji kir.
“Ini menjadi pekerjaan rumah kami untuk meningkatkan sosialisasi dan berkolaborasi dengan kepolisian dalam melakukan operasi pengujian. Sebagai langkah strategis, sejak Januari 2024, Dishub memberikan layanan kir gratis untuk angkutan berat,” ungkapnya.
Eko optimistis bahwa, dengan dukungan semua pihak, keselamatan di jalan selama libur Nataru dapat terus ditingkatkan.
“Persiapan yang matang dan sinergi antarstakeholder telah membuahkan hasil. Kami akan terus menjaga momentum ini demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” kata dia. (HS-08)