HALO REMBANG – Masa liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 membawa rezeki bagi pengelola dan pedagang di Pantai Pasir Putih Wates, di Desa Tasikharjo, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Pada masa liburan itu, jumlah pengunjung ke destinasi wisata yang menjadi primadona di Rembang itu, meningkat sampai 100 persen.
Ketua Pengelola Wisata Pantai Pasir Putih Wates, Heri Prasetyo, mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung ke pantai ini meningkat signifikan selama libur Nataru.
Puncaknya terjadi pada Minggu lalu, dengan total 5.200 wisatawan.
“Jumlah pengunjung tersebut naik lebih dari 100 persen dibandingkan hari-hari libur lainnya yang hanya mencapai sekitar 2.000-2.500 wisatawan. Cuaca menjadi faktor utama yang memengaruhi kunjungan wisatawan,” ujar Heri.
Menurutnya, cuaca cerah pada Minggu lalu menjadi alasan lonjakan pengunjung.
“Soalnya kemarin-kemarin masih kendala di musim penghujan, sedangkan pengunjung kita kebanyakan dari arah Kudus dan Pati,” kata dia.
Menurut dia, hujan memang dapat membuat minat wisatawan untuk berkunjung dapat berkurang.
“Kebetulan hari Minggu tidak hujan, jadi pengunjung sampai 5.000-an,” kata dia.
Meskipun jumlah wisatawan meningkat, Heri memastikan tidak ada kenaikan harga tiket masuk.
Tarif yang berlaku tetap Rp5.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp20.000 untuk mobil.
“Yang jadi daya tarik di sini itu kita punya pasir putih, kawasan hutan cemara, dan banyak spot foto,” tambahnya.
Pantai Pasir Putih Wates terus menjadi pilihan wisatawan lokal maupun luar kota untuk menikmati keindahan alam selama libur akhir tahun.
Dijaga Polisi
Untuk diketahui, dalam masa liburan Nataru, Satpolairud Polres Rembang bersama BPBD Kabupaten Rembang, berkolaborasi mengamankan para pengunjung dan wisatawan.
Kegiatan tersebut dilakukan bukan hanya untuk menjaga kondusifitas Kamtimbas, melainkan juga keselamatan pengunjung.
Kasat Polairud Polres Rembang, Iptu Mundhi, mewakili Kapolres Rembang AKBP Suryadi, seperti dirilis humas.polri.go.id, mengatakan dalam kegiatan itu personel Polri menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.
Pengunjung diminta agar selalu mewaspadai cuaca, karena dapat sewaktu-waktu memburuk.
Pengunjung juga diminta saling menjaga keluarga dan kerabat, terutama saat beraktivitas di Pantai.
Petugas juga mengimbau pengunjung agar tidak berenang terlalu ke tengah, serta melengkapi diri dengan alat keselamatan berupa life jaket.
Lebih lanjut Kasat Polairud Iptu Mundhi menjelaskan keselamatan pengunjung objek wisata Pantai Wates selalu mendapat perhatian, karena pada akhir pekan dan hari libur, banyak yang bermain air atau mandi di tepi pantai.
Pengunjung tak hanya dari Kabupaten Rembang, melainkan juga berbagai daerah di Jawa Tengah.
Dalam pantauan yang dilaksanakan kemarin, menurut dia, suasana pantai tersebut cukup ramai oleh pengunjung.
Satpolairud juga tak menerima laporan kejadian yang menonjol, termasuk pengunjung yang tenggelam.
“Pengaman kegiatan masyarakat yang melaksanakan mandi-mandi di pinggir Pantai akan terus dipantau dan diawasi, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kita bersama, dan kami menghimbau agar saling bekerja sama. Kami juga berkolaborasi dengan Instansi terkait yaitu BPBD Rembang dalam pengamanan Objek Wisata Pantai tersebut. Dan ini rutin kita laksanakan Pengamanan Objek Wisata Pantai Wates tersebut,” kata Iptu Mundhi.
Kasat Polairud juga menyampaikan kepada masyarakat, apabila mengetahui ada tindak pidana, diminta melaporkan kepada polisi melalui Call Center Polres Rembang dengan Nomor 110 dan tidak dipungut biaya. (HS-08)