HALO SPORT – Joaquin Buckley mengaku sabar menunggu giliran untuk masuk ke duel perebutan titel juara kelas welter Ultimate Fighting Championship (UFC).
Dengan menempati peringkat kesembilan, New Mansa, julukan Joaquin, tentu tak bisa dalam waktu dekat bisa menghadapi Belal Muhammad, juara divisi welter UFC.
Namun, jagoan asal Amerika Serikat (AS) ini berada di jalur yang benar selepas menumbangkan Colby Covington pada UFC Tampa, 14 Desember lalu.
Buckley dinyatakan menang TKO lewat laga yang dihentikan dokter karena Covington tak lagi bisa melanjutkan laga menjelang akhir ronde ketiga.
’’Laga utama pertama saya sangat sukses. Saya merasa seluruh kartu pertandingan itu sukses dengan meraih banyak KO,’’ tutur Buckley seperti dikutip dari MMA Junkie.
Kemenangan atas Colby membuatnya kian percaya diri menatap rencana duel tahun depan.
New Mansa pun berhasrat bisa menantang Belal.
’’Saya merasa 2025 adalah tahun saya dan kami akan mengambil alih. Saya makin yakin karena telah meraih enam kemenangan beruntun,’’ ungkapnya.
Namun, Joaquin memahami lawan berikut sudah menunggu, yakni Shavkat Rakhmonov.
Shavkat baru saja menang angka atas Ian Machado Garry.
’’Jika sesuatu terjadi di mana Shavkat atau Belal tak maju ke dalam oktagon, saya ingin menghadapi mereka. Kami akan tetap menjaga ini tetap baik dan singkat,’’ paparnya.
Rakhmonov memang pantas didahulukan lantaran statusnya sebagai penantang teratas.
Sementara Buckley baru menduduki peringkat kesembilan dengan rekor 21-6. (HS-06)