HALO SEMARANG – Meski masih satu bulan menjelang momen Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, harga komoditas pangan di Pasar Johar Semarang terpantau mulai adanya kenaikan, meski belum terlalu signifikan.
Kenaikan harga terjadi pada komoditas pangan strategis seperti cabai rawit merah dan bawang putih.
Salah satu pedagang, Riati (62), mengatakan, harga cabai beberapa hari ini mengalami kenaikan, namun masih terbilang normal. Misalnya, jenis cabai rawit merah beberapa hari yang lalu harganya Rp 23 ribu perkilogram, dari harga sebelumnya cuma berkisar Rp 20 ribu perkilogramnya.
“Memang kalau harga cabai di pasaran tidak tentu, kadang bisa naik dan turun, biasanya kalau turun itu pas stok cabainya banyak, karena ada aktivitas panen,” ujarnya, Senin (25/11/2024).
Sedangkan untuk jenis cabai merah keriting masih cenderung bertahan, yaitu sudah beberapa hari ini di harga Rp 15 ribu perkilogram.
“Lalu cabai hijau besar di harga Rp 17 ribu perkilogram, dan harga rawit putih Rp 15 perkilogramnya,” katanya.
Pembeli yang datang ke lapaknya, lanjut di kebanyakan pelanggan atau pun pedagang warungan.
“Kalau untuk pembeli umumnya atau yang ingin mencari kebutuhan untuk hari besar keagamaan terhitung masih sedikit, biasanya akan bertambah ramai saat mendekati acara atau pas hari H Natal dan tahun baru,” tambahnya.
Dari sisi penjualan, kata dia, rata- rata perharinya bisa mencapai sekitar 25-50 kilogram.
“Pas pembeli ramai penjualannya pun akan bisa lebih banyak lagi,” pungkasnya.
Senada dengan pedagang lainnya, Yanti (51), kenaikan komoditas pangan juga terjadi pada jenis bawang putih. Saat ini harga bawang putih naik menjadi Rp 40 ribu perkilogram.
“Ini naik dari hari sebelumnya dari harga Rp 38 ribu perkilogramnya,” katanya.
Berbeda dengan harga Bawang merah, kata dia, harganya cenderung masih bertahan sudah beberapa hari ini, yakni masih di harga 30 ribu -40 ribu perkilogramnya.
“Kalau datang bawangnya ada banyak, ini akan berdampak pada harga yang otomatis bisa jadi turun,” paparnya. (HS-06)