HALO SPORT – PSS Sleman melakukan persiapan khusus selama tiga pekan hanya untuk menghadapi PSBS Biak saat kompetisi Liga 1 2024/20205 kembali bergulir. Namun semua itu ambyar lewat gol tunggal Kelly Sroyer yang membuat PSS kalah 1-0 dalam duel di Stadion Manahan, Solo, Jumat, 22 November 2024.
PSS membidik kemenangan saat kembali bertindak sebagai tuan rumah. Pelatih PSS, Mazola Junior, menuturkan tim sudah dipersiapkan secara khusus selama tiga pekan karena kompetisi memasuki jeda pertandingan internasional.
Dirinya yakin PSS berada dalam kondisi terbaik. Mereka juga punya modal berharga karena di laga terakhir menghadapi tuan rumah Persis Solo di tempat sama, PSS menang meyakinkan 2-0.
Hanya saja PSS seperti mengalami antiklimaks. Bahkan tim tak bisa menunjukkan performa terbaik di laga home tersebut. Serangan mereka tak bisa menembus pertahanan PSBS yang tampil disiplin dan rapi. Terlebih lagi, pemain depan PSS sama sekali kurang klinikal dan tidak ada kerjasama yang rapi di area pertahanan PSBS. Ini menjadikan serangan tim Elang Jawa jarang membahayakan gawang Jhon Pigai.
Mazola Junior menuturkan tim tidak bisa menjalankan game plan secara maksimal sehingga mereka gagal memenuhi target tiga poin. Selain itu lini tengah kurang mendukung pemain depan karena suplai bola yang minim sehingga mereka tak bisa mengancam gawang lawan.
“Kami memang melakukan persiapan selama tiga minggu. Dan, kami juga sudah latihan secara khusus untuk pertandingan ini. Namun pemain tidak bisa mengeksekusi game plan yang membuat kami gagal,” ucap Mazola.
“Bila kami tak bisa mencetak gol, sesungguhnya bukan masalah di pertandingan ini. Tidak adanya bola dari gelandang yang menyulitkan pemain depan. Di pertandingan ini, gelandang yang jadi faktor utama kami tak bisa mencetak gol,” kata dia lagi.
“Sebaliknya, lawan hanya punya satu kesempatan dan berhasil memanfaatkannya. Saya berharap kami bisa bermain lebih baik di laga berikutnya,” ujarnya.
Kekalahan di laga home jelas membuat kecewa Mazola. Namun dia berharap tim bisa bangkit dan menatap laga selanjutnya melawan tuan rumah Dewa United, 3 Desember 2024.
Sementara, pelatih PSBS Emral menuturkan tim harus bekerja keras untuk memenangkan pertandingan itu. Menurut dia meski PSS berada di papan bawah klasemen sementara, namun mereka tetap lawan yang sulit dikalahkan.
“Tentu kami bersyukur dan senang bisa meraih kemenangan di kandang lawan. Hanya saja, kami menjalani laga yang cukup berat. PSS tetap lawan yang susah dikalahkan,” kata Emral.
Lebih lanjut, Emral mengatakan bila PSBS harus bekerja keras mengantisipasi serangan balik PSS. Ini yang menjadikan PSBS sulit mencetak gol, terutama di babak pertama.
“Kami kesulitan mencetak gol di babak pertama karena PSS tidak berusaha naik melakukan serangan. Mereka hanya mengandalkan serangan balik saja,” ucapnya.
Hal senada dikatakan striker gaek Alberto ‘Beto’ Goncalves yang mengaku puas karena PSBS bisa mengalahkan PSS yang merupakan tim berkualitas.
“Kami menghadapi tim yang kuat dan punya kualitas. Jadi saya senang bisa meraih tiga poin di sini. Tim bermain luar biasa. Merka menunjukkan disiplin tinggi. Saya senang bisa membantu tim meraih kemenangan,” ucap Beto, pemain naturalisasi dan pernah membela timnas.
Kemenangan di laga itu menjadikan PSBS memperbaiki peringkatnya. Kini, mereka menempati peringkat delapan dengan poin 18. Sama dengan Arema FC, namun mereka kalah selisih gol.
PSS sendiri masih berkutat di papan bawah. Fachrudin dkk berada di posisi 14 dengan poin delapan. PSS harus waspada agar tidak terperosok lebih dalam dan terdampar di zona degradasi.(HS)