in

Tak Sesali Keputusan Pilih Marquez ketimbang Pembalap Muda

HALO SPORT – General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, tak menyesali keputusan timnya untuk memilih Marc Marquez ketimbang mengedepankan pembalap muda.

Marquez (31) mendapat promosi ke skuad pabrikan mendampingi Pecco Bagnaia mulai MotoGP 2025.

Keputusan pabrikan Italia itu kemudian membuat para pembalap muda yang menjadi aset Ducati memilih minggat ke tim lain.

Jorge Martin (Prima Pramac) hengkang ke Aprilia Racing bersama Marco Bezzecchi (Pertamina Enduro VR46).

Adapun Enea Bastianini, tandem Bagnaia pada musim ini, hijrah ke tim satelit KTM.

Marquez membuktikan talenta besarnya masih ada dengan langsung tampil kompetitif dengan motor lama Ducati di tim satelit Gresini.

’’Kami tak kehilangan Pramac, atau Martin dan Bastianini karena kami memilih Marquez. Kepergian mereka dari Ducati karena dinamika yang terjadi di MotoGP,’’ ujar Dall’Igna seperti dikutip dari Motosan.

Insinyur asal Italia itu mengakui Martin punya kualitas yang baik.

Jorge menunjukkan dirinya punya keunggulan dalam hal insting dan adaptasi.

’’Martin sangat berbeda dari Pecco. Poin terpentingnya adalah insting. Dia adalah pembelajar yang sangat cepat dan langsung kompetitif sejak balapan pertamanya di MotoGP,’’ paparnya.

Satu hal lain yang menjadi perhatian terhadap keputusan Ducati adalah potensi tensi tinggi di dalam garasi antara Bagnaia dan Marquez.

Sama-sama terbiasa menang dan juara, Bagnaia dan Marquez jelas tak akan mau kalah dalam persaingan di lintasan atau pengaruh dalam pengembangan motor.

Menurut Gigi, kesuksesan Ducati timbul karena pihaknya tak menjadikan satu pembalap atau pun dirinya sendiri sebagai motor dalam pengembangan.

’’Saya tak membeda-bedakan, pendekatan saya terhadap para pembalap selalu sama sepanjang karier saya dan saya tidak melihat alasan untuk mengubahnya,’’ tandas Dall’Igna.(HS)

Jotosan Juara Kelas Bulu Ini Bisa Buat Makhachev KO

Atlet Selandia Baru Raih Juara ‘Kendal Downhill 2024’