in

Atasi Kekeringan di Dukuh Kapulogo Desa Brojol Sragen, YBM Brilian Salurkan Sarpras Air Bersih

Acara peluncuran program CSR Wash, di Dukuh Kapulogo, Desa Brojol, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, baru-baru ini oleh YBM Brilian, LAZ yang dibentuk BRI. (Foto : sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Yayasan Baitul Maal (YBM) Brilian, yang merupakan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang dibentuk Bank Rakyat Indonesia (BRI), meluncurkan program Corporate Social Responsibily (CSR)  Water, Sanitation, and Hygiene (Wash), di Dukuh Kapulogo, Brojol, Miri, baru-baru ini.

Kepala BRI Cabang Sragen, Wawan Indarno mengatakan bahwa program Wash CSR dari YBM Brilian di Dukuh Kapulogo ini, merupakan program ke-3 yang sudah diselenggarakan oleh YBM Brilian di Kabupaten Sragen.

Pertama dilaksanakan di Desa Tempelrejo, Mondokan dan yang kedua di Desa Banyurip, Jenar.

“Program Wash YBM Brilian yang kami laksanakan berupa pembangunan infrastruktur penyediaan air bersih bagi masyarakat yang berbentuk pembangunan sumur dalam, dan pembangunan power air dengan kapasitas 11 meter kubik atau 11.000 liter air sekaligus jaringan pipa distribusi ke warga program Wash di Desa Brojol, Miri,’’ kata dia, seperti dirilis sragenkab.go.id.

Dijelaskannya, YBM Brilian merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah.

Salah satu programnya adalah program Wash CSR, di mana anggaran dananya diambil dari gaji para karyawan BRI, yang tiap bulannya dipotong untuk zakat, serta penghasilan lainnya. Program Wash di Desa Brojol, Miri ini menghabiskan dana senilai Rp 200 juta.

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati memberikan apresiasi kepada Bank BRI, atas programnya yang bermanfaat dan berguna untuk mengentaskan kekeringan di Dukuh Kapulogo.

Ia juga berharap Bank BRI bisa menyediakan bantuan lebih banyak lagi untuk warga Kabupaten Sragen.

“Karena warga Sragen masih banyak yang membutuhkan sumur, kami juga ada program pembuatan sumur anggarannya tidak sampai Rp 200 juta. Kita hanya butuh Rp 35 juta karena hanya membuatkan sumur saja tanpa toren. Saat ini kami baru menerima bantuan dari PT Glory, Baznas dan Korpri. Alhamdulillah sudah terkumpul 12 CSR, nanti kami harap BRI bisa berpartisipasi,”ucapnya.

Selanjutnya, ia mengimbau kepada warga Dukuh Kapulogo untuk selalu merawat sumur yang diberikan oleh BRI ini dengan baik, salah satunya dengan rutin mengecek peralatan yang digunakan dalam program ini. Sehingga, jika ada yang rusak bisa secepatnya diganti atau diperbaiki. (HS-08)

Penampilan Barongan Siswo Budoyo Buka Perayaan HUT ke-81 PSM Blora

Duta Seni dan Misi Kebudayaan Pelajar Boyolali Berangkat Keliling Nusantara