in

Deteksi Dini Penyakit Berbahaya, Dinkes Purbalingga Terapkan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer

Koordinasi lintas sektoral membahas transformasi kesehatan dan integrasi pelayanan primer, Kamis (29/8/2024) di PM Collaboration Purbalingga. (Foto : purbalinggakab.go.id)

 

HALO PURBALINGGA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga, berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, salah satunya dengan melakukan transformasi kesehatan, yang merupakan program Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Ketua Tim Pelayanan Kesehatan Dinkes Purbalingga, Waluyo Isdianto, mengatakan untuk mewujudkan transformasi kesehatan, Dinkes Purbalingga menggelar koordinasi lintas sektoral, Kamis (29/8/2024) di PM Collaboration Purbalingga.

Rapat koordinasi dihadiri oleh 50 peserta, baik dari kecamatan, OPD, BPJS Kesehatan, dan TP PKK.

“Tujuannya meningkatkan kerja sama serta berbagi peran dan tanggung jawab lintas sektor,” kata dia, seperti dirilis purbalinggakab.go.id.

Sekretaris Daerah (Sekda) Purbalingga, Herni Sulasti mengatakan bahwa pemerintah mempunyai kewajiban untuk memenuhi layanan kesehatan masyarakat.

Salah satu transformasi kesehatan yang penting, menurutnya adalah transformasi pertama yakni pelayanan kesehatan primer untuk mencegah penyakit sejak dini.

Lebih lanjut ia menambahkan perlu dilakukan pendekatan pelayanan kesehatan ditekankan kepada Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Poliklinik Kesehatan Desa (PKD), dan Posyandu. Perlu adanya peningkatan dari sisi sarana dan prasarana, biaya, serta tenaga yang meliputi tenaga medis dan kader kesehatan yang diharapkan bisa menyadarkan masyarakat untuk rutin cek kesehatan.

“Kita sekarang upayanya lebih mencegah, dibuat masyarakat sehat bukan dengan semangat mengobati. Sehingga ada transformasi, berusaha memperbaiki yang sudah ada,” kata dia. (HS-08)

Bupati Pemalang Salurkan Bansos Penyandang PMKS

Tingkatkan Kualitas, Puskesmas Padamara Mulai Implementasi Integrasi Layanan Primer