HALO SPORT – Ruben Xaus, mantan pembalap, menilai persaingan Pecco Bagnaia versus Jorge Martin mengingatkan rivalitas antara Valentino Rossi dan Marc Marquez.
Pria 46 tahun itu menjelaskan Bagnaia lebih mirip Rossi, sedangkan Martin seperti Marquez.
‘’Secara fisik Bagnaia lebih lemah daripada Martin dan Marquez. Namun, dalam balapan jarak jauh Bagnai lebih mantap,’’ kata Xaus seperti dilansir dari Motosan.
Ruben menilai Pecco menggunakan lebih sedikit tenaga ketika di trek.
Juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 itu juga penuh perhitungan.
Sementara Jorge lebih agresif seperti Marc.
‘’Rossi akan membantu para pembalapnya, termasuk Bagnaia yang terlibat dalam pertarungan kejuaraan yang juga melibatkan Marquez. Dia melakukan ini untuk mengurangi tekanan pada Bagnaia dan orang-orangnya,’’ tutur Ruben.
Dalam pandangan Xaus, Marquez tak punya tekanan untuk memenangkan gelar.
Akan tetapi, lanjut dia, The Baby Alien bakal terus berusaha mencari kemenangan pertamanya dalam 3 tahun terakhir.
‘’Marc tak punya kecepatan untuk mengalahkan Pecco pada MotoGP Austria dan dia tahu itu,’’ tandasnya.
Dalam klasemen sementara pembalap, Bagnaia di posisi pertama disusul Martin, Enea Bastianini dan Marquez.
Akhir pekan ini para membalap kembali bersiap menghadapi Grand Prix (GP) Aragon.
Ducati kembali difavoritkan untuk menguasai podium.
Hanya motor Ducati terbaru yang mampu menduduki urutan pertama.
Motor Desmosedici spek lama belum sanggup menembus podium utama.
Tantangan itu kini berada di pundak Marc, Alex Marquez, Fabio Di Giannantonio dan Marco Bezzecchi. (HS-06)