HALO KENDAL – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA) menyelenggarakan pelatihan penyusunan proposal pengabdian masyarakat di Aula Ahmad Dahlan, lantai III Kampus UMKABA, Kendal, Sabtu (24/8/2024).
Kegiatan pelatihan dihadiri seluruh dosen UMKABA, yang tujuannya untuk memperkuat kemampuan mereka dalam menyusun proposal pengabdian masyarakat yang berkualitas.
Dekan FAI UMKABA, Dr Rahmat Setiawan mengatakan, pelatihan menjadi bagian dari upaya strategis FAI dalam meningkatkan peran aktif dosen dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Dirinya juga menekankan pentingnya kegiatan sebagai wujud komitmen fakultas dalam mendukung peningkatan kualitas pengabdian masyarakat.
“Pengabdian masyarakat adalah salah satu pilar utama dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan kami berupaya memastikan dosen memiliki kompetensi yang memadai untuk menjalankan peran ini dengan baik. Diharapkan dapat mendorong dosen untuk lebih proaktif dalam mengajukan proposal pengabdian masyarakat yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhannya,” jelas Rahmat.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber, yaitu Kepala Badan Litbang Kementerian Agama, Dr Samidi Halim MSi dan dari Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Dr Shofa Muthohar MAg.
Dalam pemaparan materinya, Dr Samidi Halim memberikan materi mengenai strategi penyusunan proposal pengabdian masyarakat yang efektif. Kemudian Dr Shofa Muthohar membahas pendekatan inovatif dalam pelaksanaan program pengabdian masyarakat.
Keduanya juga memberikan panduan praktis dan berbagi pengalaman nyata terkait tantangan dan peluang dalam pengabdian masyarakat.
Selama pelatihan, para dosen tidak hanya mendengarkan paparan teori, tetapi juga disuguhi contoh-contoh proposal pengabdian masyarakat yang berhasil.
Contoh-contoh tersebut memberikan gambaran konkret kepada peserta tentang bagaimana proposal yang baik disusun dan apa saja yang perlu diperhatikan agar proposal dapat diterima oleh lembaga pendanaan.
Para peserta juga mendapat kesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber mengenai berbagai aspek teknis dan strategis dalam penyusunan proposal.
Melalui pelatihan ini, para dosen FAI UMKABA mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas proposal pengabdian masyarakat yang diajukan. Dosen diharapkan tidak hanya fokus pada aspek administratif dalam penyusunan proposal, tetapi juga mempertimbangkan dampak jangka panjang dari program pengabdian yang diusulkan.
Dengan begitu, kontribusi UMKABA dalam pengabdian masyarakat dapat semakin dirasakan oleh berbagai kalangan, sejalan dengan visi universitas untuk berperan aktif dalam pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.(HS)