in

Soaialisasi Pilkada kepada Pemilih Pemula, Bawaslu Kendal Gelar Festival Band Pelajar

Foto ilustrasi Festival Band Pelajar 2024, Bawaslu Kendal.

HALO KENDAL – Dalam rangka mensosialisasikan pelaksanaan Pilkada 2024 kepada pemilih pemula, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kendal menggelar Festival Band Pelajar pada 9 September 2024 mendatang.

Ketua Bawaslu Kendal, Hevy Indah Oktaria mengatakan, festival digelar sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Kendal. Mengingat pelaksanaan Pilkada semakin dekat, yaitu pada 27 November 2024.

“Jadi festival band ini sebagai sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat, terutama pemilih pemula, untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan Pilkada,” ujarnya, Rabu (21/8/2024).

Hevy menjelaskan, pendaftaran peserta mulai 20 – 27 Agustus 2024 di kantor Bawaslu Kendal, yang dilanjutkan dengan audisi pada 31 Agustus 2024, di Studio Luluk Nirwana, Kebonharjo Patebon, dan technical meeting pada 7 September 2024 di SMA Negeri 1 Boja.

“Pelaksanaan Sosialisasi dan Festival Band digelar pada tanggal 9 September 2024, di SMA Negeri 1 Boja,” jelasnya.

Sementara untuk persyaratan peserta festival, lanjut Hevy, di antaranya peserta/band berstatus pelajar di SMA/SMK/MA di wilayah Kendal.

“Peserta atau band wajib mengikuti audisi, membawakan satu lagu pilihan untuk tahapan audisi dan membawakan satu lagu wajib dan dua lagu bebas saat perform. Keputusan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat, serta ketentuan lain disampaikan saat technical meeting,” bebernya.

“Satu lagi, setiap peserta atau anggota band wajib follow Instagram Bawaslu Kendal, yaitu di @bawaslukendal_jateng,” imbuh Hevy.

Selanjutnya, untuk tahapan audisi, seluruh peserta/band yang sudah melakukan pendaftaran wajib mengikuti audisi dan diambil delapan band terbaik.

Hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain, peserta/band sudah melakukan pendaftaran online dan terkonfirmasi, audisi band dilakukan sesuai waktu yang sudah ditentukan, dan band yang tidak mengikuti tahapan audisi dianggap gugur.

Ditegaskan, peserta atau band audisi diharapkan hadir 30 menit sebelum audisi dimulai dan peserta hanya membawakan satu lagu pilihannya dan tidak dapat diulang.

“Lagu bisa diaransemen sesuai versi band masing-masing, kemudian seluruh peserta diseleksi oleh tiga penilai, serta peserta yang lolos audisi dapat mengikuti technical meeting,” tandasnya.

Hevy juga menjabarkan pilihan lagu saat audisi, yaitu untuk lagu barat ada Pull Me Under – Dream Theater, Seize The Day – Avenged Sevenfold, Hysteria – Muse, Sweet Child O’Mine – Guns n Roses, Zoombie – The Cranberries, Set Fire To The Rain – Adele, Helena – My Chemical Romance dan Decode – Paramore.

“Untuk pilihan lagu dalam negeri, ada Bendera dari Cokelat, Jengah dari Pas Band, Aksi dari Kotak, Sobat dari Padi dan Seandainya dari Vierra,” jabarnya.

Sedangkan saat performe sosialisasi, Hevy menyebut, bahwa peserta/band yang tampil, yaitu yang lolos audisi, menampilkan satu lagu wajib dan dua lagu bebas (dapat membuat lagu sendiri), lagu wajib yang ditampilkan adalah Mars Bawaslu (aransemen).

Adapun alat musik yang disediakan adalah drum set, dua gitar dan satu bass. Selain itu peserta diharapkan membawa alat musik sendiri.

“Untuk pendaftaran peserta atau band tidak dipungut biaya alias gratis, serta untuk hadiah kami sediakan uang pembinaan dengan total sebesar Rp 7,5 juta,” pungkas Hevy.(HS)

Nana Sudjana Tegaskan Stakeholder di Jateng Solid Kawal Pilkada Serentak 2024

Pastikan Bisa Bersaing di Papan Atas