HALO REMBANG – Kabupaten Rembang memasuki usia yang ke 283, di bawah kepemimpinan Bupati Abdul Hafidz dan Wakil Bupati, Mochammad Hanies Cholil Barro’, telah mengalami pertumbuhan yang signifikan.
Hal itu diungkapkan Bupati Rembang, Abdul Hafidz, dalam Upacara HUT Ke-283 Kabupaten Rembang, di Alun-alun Kota, Sabtu, (27/7/2024).
Peringatan HUT mengusung tema “Gemilang Menuju Indonesia Emas”, upacara ini dimeriahkan sejumlah tari-tarian tradisional, sekaligus pemberian bantuan untuk penyandang disabilitas.
Saat memberikan sambutan, Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengungkapkan, Kabupaten Rembang mengalami perkembangan yang membanggakan.
Dia menyebut untuk pertumbuhan ekonomi dengan target 4,16 persen – 4,87 persen pada 2023, terealisasi 5,20 persen.
Penurunan angka kemiskinan dengan target 14,19 persen – 13,36 persen pada 2023, terealisasi sebesar 14,17 persen di 2023 dan 14,02 persen pada 2024.
Tingkat Pengangguran Terbuka dengan target 3,00-3,58, terealisasi 2,60, Indeks Pembangunan Manusia dengan target sebesar 71,35 – 71,61 di 2023, terealisasi sebesar 71,89.
Bupati Rembang juga menyampaikan, perayaan hari jadi Kabupaten Rembang ini, juga merupakan momen sangat penting bagi setiap orang, untuk introspeksi dan evaluasi terhadap segala sesuatu yang telah dilakukan dalam mewujudkan visi Kabupaten Rembang.
Apapun yang dilakukan Pemkab Rembang kali ini harus mampu menjadikan Kabupaten Rembang menjadi lebih baik dari sebelumnya.
“Hari Jadi iki kudu dadi motivasi lan inspirasi kanggo majune Kabupaten Rembang. Kanthi ngusung tema “Gemilang Menuju Indonesia Emas”. Ayo kito maknai minangka momentum kanggo ningkatake pemahaman, komitmen, lan gerakan kabeh komponen daerah Kabupaten Rembang kanggo njogo asil lan ningkatake kualitas pembangunan kanggo kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Hafidz dalam bahasa jawa.
(Ini harus menjadi motivasi dan inspirasi bagi kemajuan Kabupaten Rembang. Dengan mengusung tema “Splendid Menuju Indonesia Emas”. Mari kita manfaatkan momentum untuk meningkatkan pemahaman, komitmen, dan gerak seluruh komponen daerah Kabupaten Rembang untuk mempertahankan hasil dan meningkatkan kualitas pembangunan demi kesejahteraan rakyat.)
Ia mengingatkan Kabupaten Rembang kaya akan potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak dimiliki kabupaten lain. Selain memiliki garis pantai sepanjang 64 kilometer, Rembang juga memiliki pertanian, perkebunan, kehutanan, pariwisata dan lain-lain. Terkait Sumber Daya Manusia (SDM), Rembang juga banyak melahirkan tokoh nasional.
“Potensi ngono kuwi mau kudu didhudhuk, didhudhah, lan digunakake tenanan kanggo kesejahteraan masyarakat Kabupaten Rembang. Kanggone jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dak jaluk supoyo tetep ngembangake kreativitas lan inovasi,” ujarnya.
(Potensi tersebut harus digali, dikembangkan, dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Rembang. Kepada jajaran Organisasi Daerah (OPD), saya mohon agar terus mengembangkan kreativitas dan inovasi.)
Bupati Hafidz menambahkan, Kabupaten Rembang mempunyai mimpi besar untuk mewujudkan Rembang Gemilang 2026.
Ia berharap momentum ini dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk mengkaji kebijakan pemerintah dalam upaya memaksimalkan pelaksanaan pembangunan daerah sebagaimana cita-cita para pionir pemerintahan sebelumnya.
Tenis Meja
Sementara itu terkait perayaan HUT Rembang, puluhan pegawai Pemkab Rembang dan Instansi vertikal serta BUMN , BUMD bertanding dalam turnamen tenis meja di aula Ginnaneka Gereja ST Petrus dan Paulus Rembang, Kamis (26/7/2024).
Turnamen tersebut digagas oleh Pemkab untuk memeriahkan Hari Jadi ke- 283.
Keseruan para peserta dan suporter mewarnai setiap pertandingan. Terlebih sebagian besar satu sama lain sudah saling mengenal.
Koordinator turnamen, Prapto Raharjo mengungkapkan dipilihnya tenis meja karena adanya usulan dari para pegawai. Akhirnya usulan tersebut disetujui dengan syarat segal sesuatunya dipenuhi oleh penyelenggara.
“Tenis meja ini usulan dari teman – teman. Dan panitia menyetujui dengan syarat segala sesuatunya diusahakan sendiri. Alhamdulillah rumah sunat famotan mau mendukung dan antusias peserta luar biasa, ” tuturnya.
Kegiatan yang digelar pagi hingga sore hari itu tak pernah sepi dari sorak sorai suporter. Hingga akhirnya babak final di kategori single dan double.
Turnamen beregu ini diikuti oleh 30 tim. Setiap pertandingan memainkan kategori single 2 kali dan double satu kali.
Keluar sebagai juara tim dari Sekretariat Daerah (Setda), juara 2 Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB), juara 3 Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) dan juara 4 Kodim 0720.
Imam Sarjo perwakilan dari tim Setda mengaku senang ada turnamen tenis meja. Selama turnamen, ada suasana tegang dan canda tawa.
“Tak hanya soal menang kalah, tapi silaturahmi antarpegawai juga ada. Harapannya ada lagi turnamen tenis meja tahun depan atau di lain momen dan ada kelompok umur pelajar untuk pembinaan, ” tandasnya. (HS-08)