HALO BLORA – Warga Blora yang menunaikan ibadah haji tahun ini, sudah kembali seluruhnya ke kampung halaman. Hanya ada satu yang meninggal di Tanah Suci dan dimakamkan di Makkah.
Jemaah haji yang kembali ke Kabupaten Blora, terdiri atas 171 orang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 84. Mereka telah tiba di pendapa Rumah Dinas Bupati, Rabu (17/7/2024) sore.
Mereka kemudian disusul oleh 107 haji, yang tergabung dalam kloter 85. Adapun sisanya, yakni yang tergabung dalam kloter 86 SOC, tiba Kamis (18/7/2024) sore. Kelompok ini merupakan rombongan haji terakhir yang tiba di Kabupaten Blora.
Kedatangan mereka pun disambut Bupati Blora, Arief Rohman dan jajaran Forkompimcam Cepu, di Gedung Sasono Suko, Cepu.
Dalam kesempatan itu, Arief Rohman mengucapkan selamat datang kembali di kampung halaman, dan bersyukur karena jamaah haji asal Kabupaten Blora dapat melakukan ibadah dengan lancar dan pulang dalam keadaab sehat.
“Senang rasanya hari ini bisa menyambut kedatangan tamu-tamu Allah Swt, yang telah usai melaksanakan ibadah haji. Selamat datang, sugeng rawuh di Kabupaten Blora. Kami sangat bersyukur semuanya dalam kondisi sehat, kembali utuh tidak ada yang tertinggal. Kami yakin Bapak Ibu semuanya menjadi haji yang mabrur,” kata Arief Rohman, disambut jawaban aamiin dari para jemaah.
Bupati yang akrab disapa Gus Arief ini, juga mengajak seluruh haji Kabupaten Blora yang baru tiba, untuk berdoa bersama, agar Blora ke depan semakin baik, lancar pembangunannya, dan diberkahi Allah Swt.
“Ke depan, kami bersama Kantor Kemenag juga akan segera melaksanakan pertemuan jamaah haji agar semuanya bisa ikut bergabung dalam organisasi IPHI atau Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Kabupaten Blora,” kata Arief Rohman, seperti dirilis blorakab.go.id.
Menurut dia, dengan tergabung dalam IPHI, persaudaraan dan silaturahmi yang terbangun selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci tetap terjalin, meskipun sudah kembali ke tanah air.
Pihaknya ingin keberadaan IPHI ke depan bisa berkontribusi positif dalam pembangunan keagamaan dan sosial bagi masyarakat Kabupaten Blora.
Sementara itu, Waskito Tunggul Nusanto, salah satu haji kloter 86 mengucapkan terima kasih pada Bupati, dan semuanya atas penyambutannya.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Blora, atas pelayanan selama pra hingga pasca ibadah haji. Terima kasih juga penyambutan jamaah kloter 86 bisa dilakukan di Cepu, jadi lebih efektif. Semoga tahun depan bisa di sini lagi,” kata dia.
Diketahui, jumlah jemaah haji Blora tahun 2024 sebenarnya 635 orang, dan semua keberangkatannya dilepas langsung Bupati Arief dari Pendopo ke Asrama Haji Donohudan Boyolali pada Juni 2024 lalu.
Prosesi pemberangkatan tahap pertama dilaksanakan untuk mereka yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 84 SOC, yakni sebanyak 171 calon haji dan 2 Petugas Haji Daerah (PHD).
Adapun pemberangkatan tahap kedua dilaksanakan untuk para calon haji yang tergabung dalam kloter 85, sebanyak 351 orang ditambah 3 petugas haji daerah.
Sisanya untuk para calon haji yang tergabung dalam Kloter 86 SOC, diberangkatkan tahap ketiga.
Saat pelaksanaan ibadah haji, ada satu warga Blora, yakni dari kloter 85 Soc meninggal dunia di Tanah Suci Makkah. Sehingga hanya 634 jemaah haji yang tiba di Kabupaten Blora. (HS-08)