in

Upacara Hari Koperasi ke-77, Wabup Kendal Serahkan Bantuan untuk Anggota Koperasi

Wabup Kendal, Windu Suko Basuki menyerahkan berbagai bantuan kepada anggota Koperasi, usai Upacara Hari Koperasi ke-77 di Alun-alun Kendal, Senin (15/7/2024).
HALO KENDAL – Upacara Peringatan Hari Koperasi ke-77 Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024, dengan tema “Tumbuh dan Kuat Bersama Koperasi”, dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kendal di Alun-alun Kendal, Senin (15/7/2024). Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Dalam sambutannya, Wabup Kendal menyampaikan selamat Hari Koperasi ke-77. Dikatakan peringatan Hari Koperasi ke-77, dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial seperti pemberian bantuan berupa kaki tangan palsu untuk penyandang disabilitas, bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) jambanisasi, dan pemberian sembako pencegahan stunting di daerah-daerah yang masih masuk dalam kategori kemiskinan ekstrim.

Selain itu, juga terdapat pameran produk koperasi se-Jawa Tengah yang menampilkan produk UMKM unggulan, penampilan kesenian dan budaya, fun aerobic serta festival kesenian. Diharapkan masyarakat bisa menikmati dan mensukseskan seluruh rangkaian acara.

“Mari terus bersinergi membangun koperasi sebagai ekosistem untuk konsolidasi, akselerasi, dan eskalasi ekonomi mikro dan kecil untuk mewujudkan cita-cita bangsa, menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia melalui gerakan koperasi,” kata Wabup Kendal.

Upacara dihadiri jajaran Forkopimda Kendal, Sekda Kendal, para Staf Ahli Bupati Kendal, para Asisten dan para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal, serta para pimpinan, pengurus dan anggota Koperasi se-Kabupaten Kendal.

Selain itu, Wabup Kendal didampingi jajaran Forkopimda dan dinas terkait menyerahkan beberapa bantuan kepada sejumlah warga anggota dari berbagai koperasi di Kendal. Di antaranya bantuan bedah rumah, santunan beras dan modal usaha.

Sebelumnya dalam amanat yang dibacakan Wabup Kendal, Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sujana mengatakan, di tingkat nasional, peringatan Hari Koperasi tahun ini mengangkat tema “Koperasi sebagai Ekosistem untuk Konsolidasi, Akselerasi, dan Eskalasi Ekonomi Mikro dan Kecil”.

Diharapkan, melalui tema tersebut, tidak hanya menekankan pentingnya penguatan peran koperasi dalam perekonomian lokal, tapi juga menyoroti perlunya adaptasi dan inovasi untuk menghadapi dinamika perekonomian global.

“Saya berharap, tema ini dapat menjadi motivasi bagi gerakan koperasi di Jawa Tengah, khususnya anggota koperasi untuk menumbuhkan perekonomian di Jawa Tengah dengan menghasilkan produk-produk unggulan yang bisa go Internasional,” jelas Pj Gubernur.

Disampaikan, sudah 77 tahun gerakan Koperasi berkiprah di Indonesia dan menjadi salah satu kekuatan dalam menumbuhkembangkan serta menyokong perekonomian masyarakat. Koperasi telah terbukti menjadi soko guru perekonomian Indonesia sekaligus penyangga ekonomi kerakyatan.

Bahkan, lanjut Nana, koperasi juga berperan menjadi mesin penggerak bagi para pelaku UMKM, petani, peternak, pengrajin, pedagang kecil, dan nelayan di daerah untuk bangkit dan terus bergerak maju bersama gerakan Koperasi.

“Saat ini dihadapkan pada modernisasi dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk koperasi, maka pola pengelolaan koperasi harus dapat mengikuti perkembangan teknologi dan permintaan pasar. Kita
harus pandai dalam memanfaatkan teknologi, melakukan inovasi dan menghadirkan visi baru di tengah perubahan sosial ekonomi yang sangat dinamis,” imbuhnya.

Nana juga menyebut, saat ini Koperasi aktif di Jawa Tengah tercatat berjumlah 10.012 unit dengan anggota yang bergabung sebanyak sekitar 6 juta orang, dan raihan volume usaha Rp.25,8 trilliun.

“Itu menjadi tantangan tersendiri, untuk terus memperkuat seluruh aspek pengelolaan, sekaligus mampu menangkap peluang pengembangan di era digital saat ini,” sebutnya.

Untuk itu, Pj Gubernur menaruh harapan kepada seluruh gerakan koperasi baik pengurus, pengawas dan anggota, supaya menjalankan koperasi sesuai prinsip jatidirikoperasi, kelola koperasi secara profesional selaras dengan kemajuan teknologi, terus perbaiki kelembagaan dan manajemen koperasi.

“Wujudkan digitalisasi koperasi dalam setiap aspek kegiatan koperasi, buka potensi peluang pengembangan usaha dengan terus bersinergi dengan berbagai pihak, serta wujudkan tranformasi koperasi untuk pertumbuhan perekonomian di Jawa Tengah,” harap Nana. (HS-06)

Seorang Bocah Meninggal Tenggelam di Sungai BKT Semarang

Gelar Operasi Patuh Candi, Polda Jateng Bakal Tindak Pelanggar Lalu Lintas