in

Ini Pesan Wabup Kendal dalam Tradisi Sedekah Laut di Gempolsewu

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki saat memberikan sambutan dalam acara tradisi Sedekah Laut di Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, Kendal, Jumat (12/7/2024).

HALO KENDAL – Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki menghadiri tradisi Sedekah Laut di Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Jumat (12/7/2024). Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin setiap tahun untuk melestarikan tradisi turun-temurun sekaligus menjadikannya daya tarik pariwisata baru.

“Beberapa kali saya telah mengikuti Sedekah Laut seperti ini. Melihat event yang selalu ramai, selayaknya bisa dijadikan salah satu agenda wisata yang bisa mendatangkan pemasukan bagi warga masyarakat sekitar, dan kemajuan pariwisata budaya di Kabupaten Kendal khususnya di Desa Gempolsewu,” ungkap Wakil Bupati

“Tradisi Sedekah Laut merupakan wujud syukur nelayan atas berkah yang melimpah berupa hasil laut dan keselamatan dari Allah Subhanahu Wata’ala. Di mana selama para nelayan melaut dapat (ikan) terus dan membuahkan hasil untuk keluarga,” imbuh WS Basuki.

Wabup juga mengapresiasi seluruh nelayan, UMKM, dan masyarakat yang telah ikut serta meramaikan kegiatan tradisi Sedekah Laut. Dia berpesan supaya setelah pagelaran dan sedekah laut dilaksanakan, perekonomian nelayan juga meningkat, tangkapan ikan melimpah, serta diberikan keselamatan dan keberkahan dalam mengarungi lautan.

“Semoga tradisi sedekah laut dapat menambah keberkahan bagi para keluarga nelayan, sehingga ekonominya meningkat, supaya masyarakat lebih sejahtera. Mari kita lestarikan adat dan budaya ini dengan baik, karena tradisi merupakan bentuk rasa syukur, atas apa yang selama ini di dapat dari hasil bumi, dalam memberikan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat khususnya para nelayan,” harap WS Basuki.

Pada kesempatan itu Wabup juga menekankan dari segi kebersihan lingkungan dan bebas dari sampah. Di mana menurutnya, ketika memasuki lokasi TPI Tawang masih menjumpai sampah yang berserakan. Ia menegaskan, sampah harusnya dikelola dengan baik dan tidak ada kotoran berserakan di jalan dan sekitarnya.

“Kepada pedagang dan warga masyarakat Gempolsewu, supaya betul-betul sareng-sareng dijaga, sareng-sareng dirawat kebersihan terutama sampahnya di area TPI Tawang ini. Saya Titip kepada Kepala Desa Gempolsewu dan jajaran, supaya memastikan sampah dibersihkan setelah acara ini selesai, kalau bisa setiap hari terlihat bersih dan bebas dari sampah,” tandas WS Basuki.

Sebagai penutup, Wabup menyampaikan, pada bulan Juli akan diperingati Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-419, yang diperingati setiap tanggal 28 Juli 2024. Di mana pada peringatannya mengusung tema Kolaboratif, Inovatif, dan Adaptif menuju Kendal Smart City.

“Mari kita untuk bersama-sama mendoakan, supaya seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kendal tahun ini dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses, tidak ada hambatan suatu apapun, serta apa yang menjadi harapan kita bersama segera dapat terwujud. Yaitu, Kendal Handal, Unggul, Makmur, dan Berkeadilan,” pesan WS Basuki.

Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kendal, drh Hudi Sambodo mengatakan, Kendal memiliki garis pantai cukup panjang kurang lebih 42,2 kilometer. Di mana kesehariannya para nelayan menjual hasil tangkapannya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tawang, TPI Sendang Sikucing, TPI Tanggul Malang, TPI Bandengan, dan TPI Karangsari.

“TPI Tawang ini, merupakan TPI yang terbesar di Kabupaten Kendal, dikarenakan termasuk dalam bagian dari fasilitas fungsional Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP). Ke depannya, Pemerintah Kabupaten Kendal akan berusaha mengembangkan tiga TPI baru yaitu TPI Mbiru, TPI Sigentong, dan TPI Bandengan Baru,” beber lulusan Fakultas Kedokteran Hewan UGM Yogyakarta tersebut.

Salah seorang nelayan Desa Gempolsewu, Ahmad Riyanto mengatakan, dalam tradisi Sedekah Laut prosesi puncaknya adalah larung sesaji, yaitu melarung perahu kecil yang berisi aneka sesaji ke laut lepas.

Menurutnya, upacara dimaknai sebagai rasa syukur, sekaligus berharap, dengan adanya sedekah laut ada rezeki yang banyak kepada para nelayan. (HS-06)

 

200 Atlet Panahan Ikuti Turnamen ‘Kendal Open 2024’

Siap Bersaing di Pilgub Jateng, Eko Suwarni Minta Restu Habib Luthfi