in

PJ Bupati Cilacap Minta Jajaran Segera Tuntaskan Persoalan Stunting

PJ Bupati Cilacap, Awaluddin Muuri berfoto bersama seluruh peserta Rakor Tim Percepatan Penurunan Stunting Dalam Rangka Menyukseskan Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Kabupaten Cilacap, di Hotel Aston Cilacap, Jumat (28/6/2024). (Foto : cilacapkab.go.id)

 

HALO CILACAP – PJ Bupati Cilacap, Awaluddin Muuri meminta jajarannya dan pihak terkait, untuk segera menuntaskan upaya penyelesaian masalah tengkes atau stunting.

Hal itu disampaikan PJ Bupati Cilacap, Awaluddin Muuri, dalam arahannya saat membuka Rakor Tim Percepatan Penurunan Stunting Dalam Rangka Mensukseskan Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Kabupaten Cilacap.

Rakor digelar Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, di Hotel Aston Cilacap, Jumat (28/6/2024), diawali dengan sendratari bertema pencegahan stunting, penampilan dari Sanggar Tari Giyan Lakshita Cilacap.

Lebih lanjut PJ Bupati Cilacap, Awaluddin Muuri menyampaikan berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) yang telah dirilis oleh Pemerintah Pusat, prevalensi stunting di Kabupaten Cilacap justru mengalami kenaikan.

Menurut data dari Pemerintah Pusat, pada 2022 prevalensi stunting masih 17,6 %, naik 0,9 % menjadi 18,5% pada 2023.

Adapun data aplikasi e-PPGBM, mengalami penurunan dari 5,81% pada tahun 2022 menjadi 3,93% pada 2023.

Namun demikian menurut PJ Bupati Cilacap, Awaluddin Muuri, perbedaan angka prevalensi stunting tersebut tidak untuk diperdebatkan.

Sebaliknya, angka-angka tersebut harus menjadi tantangan bersama, untuk bersinergi dan berkolaborasi, agar angka prevalensi stunting khususnya di Kabupaten Cilacap dapat segera dituntaskan. Dengan tidak adanya angka stunting, akan tercipta generasi yang unggul, berdaya saing dan berkualitas.

PJ Bupati berharap, kebersamaan semua pihak dalam melaksanakan tugas dan fungsi untuk percepatan penurunan stunting, terutama TPPS Kabupaten, TPPS Kecamatan, dan TPPS Desa/Kelurahan harus bisa bekerja secara optimal.

Dia juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras semua pihak dalam pelaksanaan intervensi serentak pencegahan stunting dan pengukuran lingkar lengan atas (lila) di Kabupaten Cilacap sehingga dapat selesai dengan baik.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pramesti Giana Dewi, seperti dirilis cilacapkab.go.id, menyampaikan rakor dihadiri oleh ratusan peserta.

Mereka terdiri atas Tim Percepatan Penurunan Stunting  (TPPS) Kabupaten Cilacap, Tingkat Kecamatan dan Desa (Koordinator Penyuluh KB dan PPKBD) Se-Kabupaten Cilacap dan para stakeholder.

Dalam pantunnya, Pramesti memberikan semangat kepada TPPS dan menyebutnya sebagai “pahlawan penurunan stunting”, karena telah berupaya dalam pencegahan stunting.

Sebutan ini tentunya dapat menjadi motivasi bagi TPPS untuk terus gencar mengedukasi masyarakat, tentang pentingnya pencegahan stunting, mulai dari menghindari pernikahan di bawah umur, memperhatikan asupan gizi ibu hamil, bayi, dan balita, hingga rajin ke Posyandu. (HS-08)

Bersama FAO, Pemkab Cilacap Inginkan Forum CSR Tingkatkan Pengelolaan Perikanan Darat Berkelanjutan

Hiu Selatan Hard Enduro 2024, Balap Motor Trail Internasional Kembali Digelar di Cilacap