HALO KENDAL – Sampai saat ini Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kendal belum menentukan pilihan dukungan kepada Calon Kepala Daerah Kabupaten Kendal untuk Pilkada 2024 mendatang. Karena belum ada satu pasangan bakal calon yang mendaftar di Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Kendal.
Hal itu diungkapkan Humas DPD PKS Kendal, Arif Fajar Hidayat, saat ditemui Jumat (28/6/2024). “Saat ini juga belum ada satupun yang sudah mendeklarasikan satu kesatuan pasangan calon bupati dan wakil bupati. Padahal untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP PKS mensyaratkan pasangan bakal calon, sehingga DPTD PKS masih harus cermat dan terus melakukan penjajagan dengan semua pihak. Jangan sampai pasangan tersebut malah menjadi matahari kembar di pemerintahan kabupaten,” ujarnya.
Meski begitu, lanjut Arif, DPD PKS Kendal telah melakukan survei pada internal kader, pengurus dan simpatisan kader PKS. Dijelaskan, hasil survei telah direkap dan telah menjadi bahan pertimbangan, ditambah dengan dilakukannya komunikasi dan penjajakan terhadap berbagai pihak. Mulai dari parpol lain, tokoh agama dan tokoh potensial.
“Beberapa waktu yang lalu sudah melakukan survei di internal kader, pengurus, dan simpatisan kader PKS. hasil survei sudah direkap dan menjadi bahan pertimbangan. Selain itu DPTD PKS Kendal terus menjalin komunikasi dan penjajagan ke berbagai pihak. Baik antarparpol, tokoh agama maupun tokoh potensial” bebernya.
Arif menjelaskan, saat ini DPD PKS Kendal juga masih mencari sosok yang cocok dan ideal di Kabupaten Kendal, serta dapat diterima masyarakat. Namun harapannya, PKS Kendal dapat mengusung kadernya sendiri, supaya cita-cita PKS untuk memajukan Kendal dapat dilaksanakan dengan mudah.
“Saat ini PKS masih mencari sosok ideal yang diterima masyarakat dan bisa memajukan Kendal, kondisinya juga masih dinamis. Idealnya kami tetap mendorong ada kader sendiri yang bisa maju. Sehingga cita-cita PKS untuk memajukan Kendal bisa mudah diimplementasikan sesuai harapan,” jelasnya.
Arif juga menyebut, DPD PKS Kendal memang tidak membuka pendaftaran, karena lebih nyaman dengan komunikasi secara non formal. Menurutnya hal tersebut lebih elegan, dibanding dengan pendaftaran administratif. Sehingga, jika salah satu calon telah cocok degan visi dan misi PKS, maka PKS sendiri siap membantu.
Saat ditanya seperti apa calon ideal versi PKS Kendal, Arif menyatakan, tentunya sosok yang siap memajukan Kendal di berbagai aspek. Seperti Kawasan Industri Kendal (KIK) yang menurutnya belum dapat menyerap optimal tenaga kerja dari Kendal, maka setidaknya calon Bupati yang akan datang harus mempunyai rasa tanggung jawab agar warga Kendal dapat bekerja.
“Yang jelas siap memajukan Kendal dalam berbagai aspek. Misal soal tenaga kerja di KIK yang sampai saat ini belum bisa dioptimalkan untuk menyerap tenaga kerja dari Kendal itu sendiri. Meski tidak ada aturan tertulisnya, paling tidak bupatinya ya harus punya roso bahwa masih banyak warga kendal yang butuh pekerjaan,” tandasnya.(HS)