HALO SPORT – Ducati diprediksi jadi pihak yang lebih rugi jika tim satelit Prima Pramac Racing ke tangan Yamaha.
Musim depan Yamaha memang ingin memiliki skuad satelit lagi.
Pada MotoGP 2023 dan 2024, pabrikan Iwata itu hanya memiliki satu tim.
Yamaha paling getol mendekati Pramac, yang musim ini diperkuat Jorge Martin dan Franco Morbidelli.
Kecondongan Pramac ke Yamaha juga mengarah ke respons positif, terutama setelah Marc Marquez diambil tim pabrikan Ducati.
Selama dua musim terakhir, Pramac telah menjadi tim satelit rasa pabrikan Ducati karena dipasok motor spesifikasi terbaru untuk dua pembalap mereka.
Jika pindah ke Yamaha, Pramac pun berpotensi mengalami kemunduran.
Saat ini Yamaha sedang dalam kondisi terpuruk lantaran motor YZR-M1 masih kalah jauh dari Desmosedici GP milik Ducati.
Kalau sampai Pramac diambil Yamaha, Ducati berpotensi mengalami kerugian lebih besar.
Andai perubahan skema tim satelit mereka benar-benar terjadi dengan ditinggalkan Pramac, pabrikan Italia ini harus membayar mahal.
Ducati sudah kehilangan Jorge Martin dan Enea Bastianini.
Mulai musim depan Martin dibajak Aprilia Racing, sedangkan Bastianini diambil KTM.
Yamaha telah menyiapkan dana besar untuk menggaet Pramac yang sejauh ini telah berkontak.
Jika Pramac benar-benar dimiliki Yamaha, seperti dilansir dari Paddock-GP, Yamaha dapat mengumpulkan lebih banyak data, meningkatkan siklus pengembangan, dan mempercepat daya saing sepeda motornya.
Kubu Pramac masih menimbang-menimbang tentang kelanjutan kerja sama mereka dengan Ducati atau pindah ke Yamaha.
Kepastiannya baru bisa diketahui paling lambat pada 31 Juli 2024. (HS-06)